CALON PRESIDEN INDONESIA 2019

 

VICKYNISASI

 

BAHASA INDONESIA DI AMBANG KEHANCURAN

 

HENTIKAN PENGGUNAAN KATA : "MENGUPDATE" SEKARANG JUGA, GANTI DENGAN KATA "MEMUTAKHIRKAN"

 

UPDATING DATA = PEMUTAKHIRAN DATA

 

UPDATE = MUTAKHIR; UP TO DATE = TERKINI; NEW = BARU; RENEW = MEMPERBAHARUI; RENEWABLE = DAPAT DIPERBAHARUI / TERBAHARUKAN; MODERN = ANYAR; CLASSIC = LAWAS; OLD = 1.LAMA 2.TUA

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

PROSTITUSI ONLINE = PELACURAN DARING

 

AJANG KREATIFITAS = AJANG KEDAYACIPTAAN

 

BERINTEGRITAS = 1.BERKEPRIBADIAN 2.BERKEJUJURAN

 

BERSINERGI = BERSEIRAMA

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

SETUJUKAH ANDA JIKA PERLENAAN (HIPNOTIS) DITERAPKAN KEPADA TERPIDANA MATI UNTUK MENGETAHUI CERITA YANG SESUNGGUHNYA?

SETUJUKAH ANDA JIKA SEBELUM DITEMBAK MATI, SEORANG TERPIDANA MATI DIBIUS KESELURUHAN TERLEBIH DAHULU ?

Jika seseorang akan dihukum mati namun tetap bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah, maka penyelesaiannya
SANGAT MUDAH, yaitu dengan cara melenakan (menghipnotis) orang tersebut untuk mengetahui cerita yang sesungguhnya

PERLENAAN (
HIPNOTIS) kepada terpidana mati akan membuat seorang Presiden tidak salah dalam mengambil keputusan, apakah akan memberikan atau menolak GRASI

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

IDENTITAS = JATIDIRI

 

BERDIAMETER = BERGARIS TENGAH

BERKREASI = BERKARYA

BERSOSIALISASI = 1.BERMASYARAKAT 2.BERGAUL

KOMUNITAS = 1.KAUM / PERKAUMAN 2.PERGAULAN

KANCAH INTERNASIONAL = KANCAH ANTAR BANGSA
DESTINASI WISATA = TUJUAN WISATA

FIGUR PEMIMPIN = SOSOK PEMIMPIN

INTERPRETASI = TAFSIRAN / PENAFSIRAN

EXPLORASI = TEROKAAN / PENEROKAAN

KRIMINALISASI KPK = PEMENJAHATAN KPK

PRIVATISASI BUMN = PENYEWASTAAN BUMN

REKOMENDASI = ANJURAN / PENGANJURAN

STABILISASI HARGA = PEMANTAPAN HARGA

 

KONFERENSI PERS = JUMPA MEDIA

KETERANGAN PERS = KETERANGAN MEDIA
SIARAN PERS = SIARAN MEDIA

INTERNATIONAL NEWS = BERITA ANTAR BANGSA

 

BISNIS PROSTITUSI ONLINE = USAHA PELACURAN DARING

DELEGASI INDONESIA = PERWAKILAN KUASA INDONESIA

 

BERPOTENSI = 1.BERPELUANG 2.BERKEMUNGKINAN 3.BERDAYA SANGGUP 4.BAKAL

 

GLOBAL = SEJAGAT; GLOBALISASI = PENYEJAGATAN; GLOBALISME = KESEJAGATAN; GLOBAL CAMPAIGN = GERAKAN SEJAGAT


UNIVERSAL = SEMESTA; UNIVERSALISASI = PENYEMESTAAN; UNIVERSALISME = KESEMESTAAN; UNIVERSE = ALAM SEMESTA

 

SOLIDARITAS ASEAN = KESETIAKAWANAN ASEAN

APEC MEETING = PERTEMUAN APEC

KONFERENSI ASIA AFRIKA = PERJUMPAAN ASIA AFRIKA

KONGRES PEMUDA INDONESIA = MUKTAMAR / KERAPATAN PEMUDA INDONESIA

KONVENSI PARTAI DEMOKRAT = PERSIDANGAN PARTAI DEMOKRAT

 

INTERNAL = 1.DALAM 2.DALAMAN 3.DALAM NEGERI 4.KALANGAN DALAM

 

PENDARAHAN INTERNAL = PENDARAHAN DALAM

KONFLIK INTERNAL = PERTENTANGAN DALAMAN

INTERNAL PDI PERJUANGAN = KALANGAN DALAM PDI PERJUANGAN

 

ALIANSI BURUH = PERSEKUTUAN BURUH

FEDERASI BURUH = PERSERIKATAN / SERIKAT BURUH

ASSOSIASI PEDAGANG = PERHIMPUNAN PEDAGANG

 

MENGEKSEKUSI = 1.MELAKSANAKAN 2.MENJALANKAN 3.MENYITA 4.MENGHABISI

MENGOPERASIKAN = 1.MENJALANKAN 2.MENGERJAKAN 3.MENYELENGGARAKAN 4.MENUGASKAN 5.MEMBAKTIKAN

 

MENGAPRESIASI = MENGHARGAI

MENGEDUKASI = MENDIDIK

MENGEKSPLORASI = MENEROKAI

MEMPRAKTEKKAN = MENGAMALKAN

MENGAPLIKASIKAN = MENERAPKAN

MENGIMPLEMENTASIKAN = MENATALAKSANAKAN

MENGINTEGRASIKAN = MENERPADUKAN
MENGINTERVENSI = 1.MENGGANGGU GUGAT 2.MENCAMPURTANGANI
MENEGOSIASIKAN = MERUNDINGKAN
MENGONSOLIDASIKAN = MENGUATPADUKAN
MEREKOMENDASIKAN = MENGANJURKAN

MENORMALKAN = MENGGALIBKAN
MENYETABILKAN = MEMANTAPKAN
 

MENG-ANNOUNCE = MENGUMUMKAN

MENDEKLARASIKAN = 1.MENCANANGKAN 2.MENYATAKAN

MEMPROKLAMASIKAN = MEMPERMAKLUMKAN

MEMPUBLIKASIKAN = MENYIARKAN

 

MENDISTRIBUSIKAN = 1.MEMBAGI-BAGIKAN 2.MENYALURKAN

MENGEVAKUASI = 1.MENGUNGSIKAN 2.MEMINDAHKAN 3.MENGANGKAT

MEMPROMOSIKAN = 1.MENAIKKAN 2.MENGANGKAT 3.MENGGEMAKAN

MEMFORMULASIKAN = MERUMUSKAN

MEMFOKUSKAN = MENITIKBERATKAN

MENGECEK  = 1.MEMERIKSA 2.MENAHAN 3.MENCENTANG

MENGIDENTIFIKASI = 1.MENGENALI 2. MENGENAL PASTI 3.MENGENALI JATIDIRI

MENGINTEROGASI = 1.MENANYAI 2.MEMERIKSA

MENGEVALUASI = MENILAI

MENGONTROL = MENGENDALIKAN

MELEGALKAN = MENGESAHKAN

MEMPERDEBATKAN = MEMPERBANTAHKAN

MEMPOSISIKAN = MENEMPATKAN

MENYOSIALISASIKAN = MEMASYARAKATKAN

MENGKONFIRMASI = MENEGASKAN

MENGKLARIFIKASI = MENJELASKAN

MENG-CLEAR-KAN = MENJERNIHKAN

 

KONFIRMASI = PENEGASAN

 

KLARIFIKASI = KEJELASAN; EXPLANASI = PENJELASAN

 

MENYINERGIKAN = MENYEIRAMAKAN

MENGOORDINASIKAN = MENYELARASKAN

MENYIMULTANKAN = MENYERENTAKKAN

MENYINKRONKAN = MENYEREMPAKKAN

 MENGHARMONISKAN = MENYERASIKAN

 

SELAMAT BERAKTIFITAS = SELAMAT BERKEGIATAN

SEKTOR PENDIDIKAN = BIDANG PENDIDIKAN

KASUS KRIMINAL = PERKARA KEJAHATAN

 

KUANTITAS DAN KUALITAS = JUMLAH DAN MUTU
PRODUK BERKUALITAS = BARANG BERMUTU

PRODUK-PRODUK INDONESIA = BARANG-BARANG INDONESIA

CINTAILAH PRODUK INDONESIA = CINTAILAH BARANGAN INDONESIA

CINTAILAH PRODUKSI INDONESIA = CINTAILAH BUATAN INDONESIA

PERAWATAN INTENSIF = PERAWATAN GALAK

PATROLI RUTIN = RONDAAN TETAP

 

LOKASI KEJADIAN = TEMPAT KEJADIAN

KONDISI TERAKHIR = KEADAAN TERAKHIR

SITUASI TERKINI = SUASANA TERKINI

SITUASI KONDUSIF = SUASANA SEJUK

CUACA KONDUSIF = CUACA MENDUKUNG

 

... WOW ... Bahasa Indonesia sudah rusak parah ...

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

Sejak kapan kata MARITIM / KEMARITIMAN resmi dipakai menggantikan kata BAHARI / KEBAHARIAN ? ... sedih sekali rasanya ...

 

MARINE = KELAUTAN

MARITIME = BAHARI

 

Saya menolak dengan keras : INDONESIA - POROS MARITIM DUNIA tetapi Saya mendukung INDONESIA - POROS BAHARI DUNIA

 

(Saya cinta BAHASA INDONESIA, dan menginginkan BAHASA INDONESIA menjadi bahasa antar bangsa yang dihormati seperti layaknya BAHASA INGGRIS)

 

bagaimana dengan Anda ?

 

PERIODE TRANSISI = MASA PERALIHAN
BERLANGSUNG DRAMATIS = BERLANGSUNG MENEGANGKAN

JANGAN SUKA MENDRAMATISIR = JANGAN SUKA MEMBESAR-BESARKAN

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 


 

 --------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

Masalah hukum yang rumit di Pengadilan sebenarnya bisa diselesaikan dengan mudah apabila kita memakai cara PERLENAAN (HIPNOTIS).

 

Alangkah baiknya terpidana mati karena perkara pembunuhan berencana DILENAKAN (DIHIPNOTIS) terlebih dahulu untuk mencari tahu cerita yang sebenarnya, agar kita tidak menyesal kemudian karena menghukum mati orang yang tidak bersalah.

 

Sering kali kita melihat tayangan TV tentang 2 orang yang terlibat PERBANTAHAN (PERDEBATAN) sengit.  Kedua pihak bertahan dengan RAGAM (VERSI) ceritanya masing-masing.  Akibatnya kita sebagai penonton jadi ikut pusing 7 keliling.  Lalu RAGAM (VERSI) cerita pihak mana yang benar dan bisa dipercaya ?

dengan MELENAKAN (MENGHIPNOTIS) kedua orang tersebut maka kita bisa mendapatkan cerita yang sesungguhnya.  Habis perkara !!!

 

omega Internet Service Dating Online Open Internet Wireless Internet Free Games Online Make Money Online Internet Explorer Watch TV Online Online Chat Local Internet Marketing Internet Explorer 8 Download Internet Service Provider Walmart Online Chase Online Banking Down Free Internet PlayStation Network Back Online BCA Minnesota Bisnis Internet Bank BCA Bisnis Online Bisnis Indonesia Back Country Access BCA Pool Usaha Sendiri Peluang Usaha BCA Academy Peluang Usaha Kecil BCA Auctions Investasi Usaha Investasi Rumah BCA Car Auctions Investasi Emas Investasi Properti Wirausaha Investasi Menguntungkan Pengertian Investasi Peluang Usaha Yang Menguntungkan Investasi Logam Mulia KlikBCA Investasi Jabon

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

SIAPA PRESIDEN INDONESIA 2019

 

hanya waktu yang akan berbicara ....

 

 

 

--= NUSANTARA RAYA =--

 

INDONESIA RAYA

 

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

SERBA-SERBI

C - CARA MEMELIHARA AYAM - CARA SERVICE KOMPUTER - CARA SERVICE MONITOR - CARA SERVICE LCD - CARA SERVICE MOUSE - CARA SERVICE TV - CARA SERVICE POMPA AIR - CARA SERVICE HANDPHONE - CARA SERVICE BOR LISTRIK - CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK MONITOR

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

GERAKAN KEBANGSAAN (NATIONAL CAMPAIGN) MENDUKUNG PENAMAAN BANDAR UDARA SUVARNADWIPA DI INDONESIA - JANGAN MAU KALAH DENGAN THAILAND YANG MEMPUNYAI BANDAR UDARA SUVARNABHUMI

BERANDA

HENTIKAN PENGGUNAAN BAHASA ALAY

01. INFORMASI = KABAR / PENGABARAN / PENERANGAN / KETERANGAN / MAKLUMAT (menginformasikan = mengabarkan; diinformasikan = dikabarkan; penginformasian = pengabaran; Departemen Informasi = Kementerian Penerangan / Bagian Penerangan; hubungi Bagian Informasi = hubungi Bagian Penerangan; Ruang Informasi = Ruang Penerangan; Pusat Informasi = Pusat Penerangan; info A1 = kabar A1; Informant = Pengabar; Teknologi Informasi = Teknologi Pengabaran; Teknologi Komunikasi = Teknologi Perhubungan; Teknologi Transportasi = Teknologi Pengangkutan)

Saya baru saja menerima / mendapat / memperoleh INFORMASI = Saya baru saja menerima / mendapat / memperoleh KABAR

Sejumlah INFORMASI telah kami siapkan untuk Anda = Sejumlah KABAR telah kami siapkan untuk Anda

INFORMASI dari Surabaya tadi menutup perjumpaan kita dalam KABAR PETANG TV ONE = KABAR dari Surabaya tadi menutup perjumpaan kita dalam KABAR PETANG TV ONE

VALUABLE INFORMATION = INFORMASI BERHARGA = MAKLUMAT BERHARGA

SECRET INFORMATION = INFORMASI RAHASIA = MAKLUMAT RAHASIA

SENSITIVE INFORMATION = INFORMASI SENSITIF = MAKLUMAT PEKA

SHARING OF INFORMATION = BERBAGI INFORMASI = BERBAGI MAKLUMAT

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memastikan tidak ada INFORMASI berharga yang berhasil didapatkan oleh Australia = Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memastikan tidak ada MAKLUMAT berharga yang berhasil didapatkan oleh Australia

Australia sangat gencar mencari sebanyak-banyaknya INFORMASI tentang Indonesia = Australia sangat gencar mencari sebanyak-banyaknya MAKLUMAT tentang Indonesia

Sejumlah INFORMASI penting negara diduga sengaja dibocorkan kepada PUBLIK = Sejumlah MAKLUMAT penting negara diduga sengaja dibocorkan kepada KHALAYAK 

PUBLIC INFORMATION = INFORMASI PUBLIK = 1.PENGABARAN UMUM 2.PENERANGAN UMUM

UP TO DATE INFORMATION = INFORMASI UP TO DATE = KABAR TERKINI

MOST UPDATE INFORMATION = INFORMASI TERUPDATE = KABAR TERMUTAKHIR

NEWEST INFORMATION = KABAR TERBARU

LATEST INFORMATION = KABAR TERAKHIR

MOST ACTUAL INFORMATION = INFORMASI TERAKTUAL = KABAR TERHANGAT

MOST ACTUAL REPORT = LAPORAN / WARTA TERHANGAT

MOST ACTUAL NEWS = BERITA TERHANGAT

KABAR ARENA = KABAR KANCAHAN

Tunggu INFORMASI selanjutnya = Tunggu KABAR selanjutnya

Polisi masih berupaya menggali INFORMASI dari para tersangka = Polisi masih berupaya menggali KETERANGAN dari para tersangka

(NEWS = BERITA; NEWS REPORT = WARTA BERITA; ENTERTAINMENT = HIBURAN; INFOTAINMENT = KABAR HIBURAN; NEWSTAINMENT = BERITA HIBURAN)

02. UPDATE = MUTAKHIR (mengupdate = memutakhirkan; diupdate = dimutakhirkan; terupdate = termutakhir; updating data = pemutakhiran data; Updator = Pemutakhir)

(UPDATE = MUTAKHIR; UP TO DATE = TERKINI; MODERN = ANYAR; NEWEST = TERBARU; LATEST = TERAKHIR; ACTUAL = 1. HANGAT 2. YANG SEBENARNYA; ADVANCHED = 1. TERDEPAN 2. LANJUTAN)

03. REPORTAGE = LAPORAN / WARTA (mereport = melaporkan / mewartakan; direport = dilaporkan / diwartakan; Reporter = Pelapor / Pewarta (umum) / Juru Warta (khusus)

(REPORTAGE = LAPORAN / WARTA; COVERAGE = LIPUTAN; JOURNALIST = WARTAWAN; REPORTER = JURU WARTA; CAMERAMAN = JURU KAMERA; CONTRIBUTOR = PENYUMBANG WARTA; CORRESPONDENT = PEWARTA)

04. KONTRIBUSI = URUNAN / SUMBANGAN / SUMBANGSIH (berkontribusi = mengurun / menyumbang / bersumbangsih; Contributor = Pengurun / Penyumbang; Report Contributor = Pengurun Warta / Penyumbang Warta; News Contributor = Pengurun Berita / Penyumbang Berita)

(KONTRIBUSI = URUNAN / SUMBANGAN / SUMBANGSIH; SUPPORT = DUKUNGAN; BACK UP = SOKONGAN; CHARITY = DERMA; ALMS = SEDEKAH; DONATION = SUMBANGAN (AMAL))

05. KONSULTASI = 1.REMBUKAN / URUN REMBUK 2.MUSYAWARAH 3.BIMBINGAN (mengonsultasikan = merembukkan / memusyawarahkan; dikonsultasikan = dirembukkan / dimusyawarahkan;  berkonsultasi = berembuk / bermusyawarah; konsultasi gratis = bimbingan cuma-cuma; rapat konsultasi = rapat urun rembuk; rapat koordinasi = rapat penyelarasan; Consultant = Pembimbing; Advisor = Penasehat)

(KONSULTASI = 1.REMBUKAN / URUN REMBUK 2.MUSYAWARAH 3.BIMBINGAN; GUIDANCE = PANDUAN; INSTRUKSI = 1.PENGAJARAN 2.PERINTAH; DIREKSI = ARAHAN / PENGARAHAN)

06. PARTISIPASI = KEIKUTSERTAAN (berpartisipasi = berikut serta; Participant = Peserta)

(PARTISIPASI = KEIKUTSERTAAN; ANDIL = PERAN SERTA)

07. SUKSES = JAYA / BERJAYA / BERHASIL (menyukseskan = menjayakan; disukseskan = dijayakan; kesuksesan = kejayaan / keberhasilan; Penyukses = Penjaya)

08. KOMENTAR = ULASAN (mengomentari = mengulas / mengulasi; dikomentari = diulas / diulasi; berkomentar = berulasan; Komentator = Pengulas)

(REVIEW = TINJAUAN / PENINJAUAN; PREVIEW = PRATINJAU; OBSERVASI = AMATAN / PENGAMATAN; INSPEKSI = TILIKAN / PENILIKAN)

09. PREDIKSI = PERKIRAAN (memprediksi = memperkirakan; diprediksi = diperkirakan; terprediksi = terperkirakan)

(PREDIKSI = PERKIRAAN; FORECAST = PRAKIRAAN; FORETELL = RAMALAN; FORESEE = JANGKAAN; PROPHECY = NUBUWATAN)

10. MODERNISASI = PENGANYARAN (memodernisasi = memodernisir = menganyarkan; dimodernisasi = dimodernisir = dianyarkan; termodern = teranyar; disain modern = rancangan anyar; disain klasik = rancangan lawas)

(OLD = 1.LAMA 2.TUA; CLASSIC = LAWAS; ANCIENT = PURBA; ANTIQUE = KUNO)

(NEW = BARU; MODERN = ANYAR; RECENT = AKHIR-AKHIR INI)

11. KOORDINASI = KESELARASAN / PENYELARASAN (pengkoordinasian = penyelarasan; mengoordinasikan = mengoordinir = menyelaraskan; dikoordinasikan = dikoordinir = diselaraskan; terkoordinasikan  = terselaraskan; koordinated = terkoordinir = terselaras; upaya koordinasi = upaya penyelarasan; rapat koordinasi = rapat penyelarasan; tidak ada koordinasi = tidak ada keselarasan; kurangnya koordinasi antar institusi pemerintah = kurangnya keselarasan antar lembaga pemerintah; berkoordinasi = berselaras; Koordinator = Penyelaras; Koordinator Lapangan = Penyelaras Lapangan)

Saya akan BERKOORDINASI dengan menteri terkait untuk menyelesaikan masalah ini = Saya akan BERSELARAS dengan menteri terkait untuk menyelesaikan masalah ini

KOORDINASI dengan para petugas di lapangan perlu terus dipelihara = KESELARASAN dengan para petugas di lapangan perlu terus dipelihara

RAPAT KOORDINASI diadakan seminggu sekali = RAPAT PENYELARASAN diadakan seminggu sekali

PATROLI TERKOORDINASI terus dilakukan = RONDAAN TERSELARAS terus dilakukan

12. KORUPSI = 1.SAMUNAN / PENYAMUNAN 2.RASUAH (mengorupsi = menyamun; dikorupsi = disamun; Koruptor = Penyamun; BI sarang Koruptor = BI sarang Penyamun) ---> BI = Bahasa Indonesia

(TO CORRUPT = MENYAMUN; TO ROB = MERAMPOK; TO STEAL = MENCURI; TO PICK-POCKET = MENCOPET; TO LOOT = MENJARAH; TO SNATCH = MERENGGUT; TO CONFISCATE = MENYITA; TO SEIZE = MERAIH / MERAMPAS; TO CATCH = MENANGKAP; TO CAPTURE = MENAWAN; TO ARREST = MENAHAN)

Uang hasil KORUPSI harus dikembalikan lagi ke negara = Uang hasil SAMUNAN harus dikembalikan lagi ke negara

Semua KORUPTOR uang negara harus dihukum seberat-beratnya = Semua PENYAMUN uang negara harus dihukum seberat-beratnya

Berhati-hatilah dengan virus DX2 karena ia bisa MENGORUPSI data-data di harddisk Anda = Berhati-hatilah dengan virus DX2 karena ia bisa MENYAMUN data-data di harddisk Anda

13. MANIPULASI = 1.PENYELEWENGAN 2.PERMAINAN (memanipulasi = memanipulir = menyelewengkan / mempermainkan; dimanipulasi = dimanipulir = diselewengkan / dipermainkan; Manipulator = 1.Penyeleweng 2.Pemain)

(MANIPULASI = 1.PENYELEWENGAN 2.PERMAINAN; DEVIASI = PENYIMPANGAN)

14. ANALISA = TELAAH (penganalisaan = penelaahan; menganalisa = menelaah; dianalisa = ditelaah; Penganalisa = Penelaah)

(ANALYSIS = TELAAH; LEARNING = 1.PEMBELAJARAN 2.PENGETAHUAN; LESSON = PELAJARAN; TEACHING = AJARAN / PENGAJARAN; RESEARCH = PENELITIAN; STUDY = KAJIAN / PENGKAJIAN)

15. TERRORIST = PENGACAU / (PENGACAU KEAMANAN); (meneror = mengacau / (mengacau keamanan); diteror = dikacau / (dikacau keamanannya); teror / teror-teror = kacauan / kekacauan; gerombolan teroris = Gerombolan Pengacau Keamanan = GPK)

(TERRORIST = TERORIS = PENGACAU / (PENGACAU KEAMANAN); RIOTER = PERUSUH; PROTESTER = PENYANGGAH; DEMONSTRANT = PENGUNJUK RASA)

TERRORISM = TERORISME = PENGACAUAN KEAMANAN

AKTIFITAS TERORISME = KEGIATAN PENGACAUAN KEAMANAN

AKSI TERORISME = TINDAK PENGACAUAN KEAMANAN

Basmi para TERORIS sampai ke akar-akarnya = Basmi para PENGACAU sampai ke akar-akarnya

16. TARGET = SASARAN (menargetkan = menyasarkan; ditargetkan = disasarkan)

Kami MENARGETKAN bisa masuk 10 besar = Kami MENYASARKAN bisa masuk 10 besar

Tembakannya gagal mengenai TARGET = Tembakannya gagal mengenai SASARAN

17. INISIATIF = PRAKARSA (berinisiatif = memrakarsai; inisiatif oleh = diprakarsai oleh; Inisiator = Pemrakarsa)

18. KANDIDAT = BAKAL CALON (Saya menggunakan kata KANDIDAT semata-mata hanya untuk menarik pengunjung, harap maklum)

19. FOKUS = 1.TITIK BERAT 2.TITIK API (memfokuskan = menitikberatkan; difokuskan = dititikberatkan; berfokus = bertitik berat)

20. AKSI = 1.TINDAK / TINDAKAN / PENINDAKAN 2.LAGA / LAGAAN / PERLAGAAN 3.TINGKAH 4.POLAH 5.ULAH 6.GAYA (beraksi = bertindak / berlaga / bertingkah / berpolah / berulah / bergaya)

AKSI kejahatan di atas angkutan umum semakin menggila = TINDAK kejahatan di atas angkutan umum semakin menggila

AKSI DEMONSTRASI mahasiswa terjadi di berbagai kota = TINDAK UNJUK RASA mahasiswa terjadi di berbagai kota

AKSI polisi menembak kaki perampok itu sudah tepat menurut Saya = TINDAKAN polisi menembak kaki perampok itu sudah tepat menurut Saya

AKSI seru sepakbola diperkirakan akan terjadi malam ini antara Bayern Muenchen melawan Juventus = LAGA seru sepakbola diperkirakan akan terjadi malam ini antara Bayern Muenchen melawan Juventus

AKSI kedua bocah itu sangat menggemaskan = TINGKAH kedua bocah itu sangat menggemaskan

AKSI Ronaldo dalam menggiring bola sungguh luar biasa = POLAH Ronaldo dalam menggiring bola sungguh luar biasa

AKSI penjahat itu benar-benar meresahkan penduduk setempat = ULAH penjahat itu benar-benar meresahkan penduduk setempat

AKSI panggung penyanyi kenamaan itu begitu mumukau = GAYA panggung penyanyi kenamaan itu begitu mumukau

(AKSI DEMONSTRASI = TINDAK UNJUK RASA; AKSI PROTES = TINDAK SANGGAH; AKSI NEKAT = TINDAKAN NEKAT; AKSI SIMPATIK = TINDAKAN TERPUJI; AKSI NYATA = TINDAKAN NYATA; FILM AKSI = FILM LAGA; AKSI MENGGEMASKAN = TINGKAH MENGGEMASKAN; AKSI MENDEBARKAN = POLAH MENDEBARKAN; AKSI TAK SIMPATIK = ULAH TAK TERPUJI; AKSI PANGGUNG = GAYA PANGGUNG)

(AKSI = 1.TINDAK / TINDAKAN / PENINDAKAN 2.LAGA / LAGAAN / PERLAGAAN 3.TINGKAH 4.POLAH 5.ULAH 6.GAYA)

ACT = 1. PERBUATAN 2. AKTA

(REAKSI = TINDAK BALAS (bereaksi = bertindak balas; belum ada reaksi = belum ada tindak balas; tidak ada reaksi = tidak ada tindak balas))

(REAKTIF = CEPAT MENINDAK BALAS (sangat reaktif = sangat cepat menindak balas; tidak usah terlalu reaktif = tidak usah terlalu cepat menindak balas))

(RESPONS = TANGGAPAN)

(RESPONSIF = CEPAT TANGGAP (sangat responsif = sangat cepat tanggap; kurang responsif = kurang cepat tanggap; tidak responsif = tidak cepat tanggap))

21. SIMULTAN = SERENTAK (menyimultankan = menyerentakkan; disimultankan = diserentakkan; secara simultan = secara serentak; simultanisasi = penyerentakan)

22. SINKRON = SEREMPAK (menyinkronkan = menyerempakkan; disinkronkan = diserempakkan; sinkronisasi = penyerempakan)

23. HARMONIS = SERASI (mengharmoniskan = menyerasikan; diharmoniskan = diserasikan; harmonisasi = penyerasian)

(MATCHING = SEPADAN)

24. INSPEKSI = TILIKAN / PENILIKAN (menginspeksi = menilik; diinspeksi = ditilik; inspeksi mendadak = tilikan / penilikan mendadak; inspector = Penilik)

(INSPEKSI = TILIKAN / PENILIKAN (Inspector = Penilik); OBSERVASI = PENGAMATAN (Observer = Pengamat); SURVEILLANCE = PENGAWASAN; SUPERVISI = SELIAAN / PENYELIAAN (Supervisor = Penyelia); REMOTE SENSING = PENGINDERAAN JAUH; VISI = PANDANGAN / PANDANGAN KE DEPAN; MISI = SASAR TUJU / UTUSAN / PENUGASAN / PESAN; VIEW = TINJAUAN; REVIEW = TINJAUAN / TINJAUAN ULANG / KEMBALI (mereview = meninjau ulang / kembali; direview = ditinjau ulang / kembali; Viewer = Peninjau; Reviewer = Peninjau / Peninjau Ulang / Kembali; FLASHBACK = KILAS BALIK (memflashback = mengilas balik); ORIENTASI = HALUAN / PENGHALUAN (berorientasi = berhaluan; kehilangan orientasi = kehilangan haluan) 

Apa VISI dan MISI Anda sebagai calon Presiden ? = Apa PANDANGAN dan SASAR TUJU Anda sebagai calon Presiden ? 

Pesawat CN-235 PRODUKSI PT Dirgantara Indonesia telah dilengkapi dengan berbagai SENSOR ELEKTRONIK yang canggih = Pesawat CN-235 BUATAN PT Dirgantara Indonesia telah dilengkapi dengan berbagai PENGINDERA ELEKTRONIKA yang canggih

25. DETAIL = RINCIAN / PERINCIAN / TERPERINCI (sangat detail = sangat terperinci)

26. ELABORASI = KUPASAN (LEBIH DALAM) (mengelaborasi = mengupas (lebih dalam); dielaborasi = dikupas (lebih dalam))

27. PROYEKSI = GADANGAN / PENGGADANGAN (memroyeksikan = menggadang-gadangkan; diproyeksikan = digadang-gadangkan)

28. AKTIFITAS = KEGIATAN (beraktifitas = berkegiatan; pengaktifan = penggiatan; mengaktifkan = menggiatkan; diaktifkan = digiatkan; aktif = giat / bergiat; sangat aktif = sangat giat; kurang aktif = kurang giat ; tidak aktif = tidak giat / tidak bergiat; masih aktif = masih giat / masih bergiat; non aktif = agiat; menonaktifkan = mengagiatkan; dinonaktifkan = diagiatkan; penonaktifan = pengagiatan; Aktivist = Penggiat; nonjob = bebas tugas; penonjoban = pembebastugasan; dinonjobkan = dibebastugaskan)

AKTIFITAS sehari-hari = KEGIATAN sehari-hari

Banyak sekali AKTIFITAS yang mencurigakan terjadi di tempat itu = Banyak sekali KEGIATAN yang mencurigakan terjadi di tempat itu

gunung api AKTIF banyak terdapat di indonesia = gunung api BERGIAT banyak terdapat di indonesia

Saat ini Saya masih AKTIF sebagai anggota TNI = Saat ini Saya masih BERGIAT sebagai anggota TNI

29. INTENSIFIKASI = PENGGALAKAN (mengintensifkan = menggalakkan; diintensifkan = digalakkan; intensif = galak / bergalak; patroli intensif masih terus dilakukan = rondaan galak masih terus dilakukan; sangat intensif = sangat galak; kurang intensif = kurang galak; tidak intensif = tidak galak; perawatan intensif = perawatan galak)

Pemerintah diharapkan lebih INTENSIF lagi dalam usaha memberantas tindak kejahatan di atas angkutan umum = Pemerintah diharapkan lebih GALAK lagi dalam usaha memberantas tindak kejahatan di atas angkutan umum

30. ANTISIPASI = KESIGAPAN (TERHADAP) (mengantisipasi = menyigapi; diantisipasi = disigapi; antisipatif = sigap / bersigap)

Pemerintah DKI Jakarta diharapkan lebih ANTISIPATIF terhadap bahaya banjir = Pemerintah DKI Jakarta diharapkan lebih SIGAP terhadap bahaya banjir

ANTISIPASI pemerintah RI terhadap bencana alam dinilai masih kurang = KESIGAPAN pemerintah RI terhadap bencana alam dinilai masih kurang

Langkah-langkah ANTISIPATIF harus segera dilakukan = Langkah-langkah SIGAP harus segera dilakukan

Uji petik hasil latihan yang diadakan hari ini adalah bentuk ANTISIPASI Kepolisian RI terhadap berbagai kemungkinan tindak kejahatan di malam pergantian tahun = Uji petik hasil latihan yang diadakan hari ini adalah bentuk KESIGAPAN Kepolisian RI terhadap berbagai kemungkinan tindak kejahatan di malam pergantian tahun

Sang penjaga gawang mampu MENGANTISIPASI arah bola dengan tepat = Sang penjaga gawang mampu MENYIGAPI arah bola dengan tepat

Di bawah ini adalah kalimat yang digunakan sebagai tajuk di surat kabar :

ANTISIPASI musim kemarau, pemerintah siapkan hujan buatan = SIGAPI musim kemarau, pemerintah siapkan hujan buatan

31. GLOBALISASI = PENYEJAGATAN (global = sejagat; mengglobal = menyejagat)

32. SOSIALISASI = PEMASYARAKATAN (menyosialisasikan = memasyarakatkan; disosialisasikan = dimasyarakatkan; tersosialisasikan = termasyarakatkan)

33. DISIPLIN = TERTIB (mendisiplinkan = menertibkan; didisiplinkan = ditertibkan; kedisiplinan = ketertiban)

(DISCIPLINE = DISIPLIN = TERTIB; DISCIPLINAL = DISIPLINAL = KETERTIBAN; DISCIPLINARY = DISIPLINER = TATA TERTIB)

34. EFISIENSI = KEDAYAGUNAAN / PENDAYAGUNAAN (pengefisienan = pendayagunaan; mengefisienkan = mendayagunakan; diefisienkan = didayagunakan; efisien = berdaya guna; kurang efisien = kurang berdaya guna; tidak efisien = tidak berdaya guna)

(EFISIENSI = KEDAYAGUNAAN / PENDAYAGUNAAN; EMPOWERING = PEMBERDAYAAN)

35. EFEKTIFITAS = 1.KEBERHASILGUNAAN / PEMBERHASILGUNAAN 2.KEAMPUHAN (pengefektifan = pemberhasilgunaan / pemberlakuan; mengefektifkan = memberhasilgunakan / memberlakukan; diefektifkan = diberhasilgunakan / diberlakukan; efektif = berhasil guna / ampuh / berlaku; kurang efektif = kurang berhasil guna / kurang ampuh; tidak efektif = tidak berhasil guna / tidak ampuh / tidak berlaku)

36. PRAKTIS = TEPAT GUNA (kepraktisan = ketepatgunaan; sangat praktis = sangat tepat guna; kurang praktis = kurang tepat guna; tidak praktis = tidak tepat guna)

37. APRESIASI = PENGHARGAAN (mengapresiasi = menghargai; diapresiasi = dihargai; terapresiasi = terhargai)

38. MODIFIKASI = UBAH SESUAI / PENGUBAHSESUAIAN (memodifikasi = mengubahsesuaikan; dimodifikasi = diubahsesuaikan)

Mobil ini sudah DIMODIFIKASI berdasarkan keinginan pembeli = Mobil ini sudah DIUBAHSESUAIKAN berdasarkan keinginan pembeli

Untuk MEMODIFIKASI mobil ini menelan biaya yang tak sedikit = Untuk MENGUBAHSESUAIKAN mobil ini menelan biaya yang tak sedikit

Inilah mobil hasil MODIFIKASI yang seluruhnya dilakukan oleh para siswa STM = Inilah mobil hasil UBAH SESUAI yang seluruhnya dilakukan oleh para siswa STM

MODIFIKASI terhadap mobil ini akan dilakukan untuk meningkatkan PERFORMAnya = PENGUBAHSESUAIAN terhadap mobil ini akan dilakukan untuk meningkatkan DAYA TAMPILnya

39. KRIMINALISASI = PEMENJAHATAN (mengriminalkan = memenjahatkan; dikriminalkan = dipenjahatkan; kriminalitas = kejahatan; Criminal = Penjahat)

40. SINYALEMEN = TENGARAAN / PENENGARAAN (mensinyalir = menengarai; disinyalir = ditengarai)

41. STANDARISASI = PEMBAKUAN (standard = taraf / tarafan / baku / bakuan; menyetandarkan = membakukan; distandarkan = dibakukan; perlengkapan standar = perlengkapan baku; berstandar internasional = bertaraf antar bangsa; standar internasional = tarafan antar bangsa; standard of living = taraf kehidupan)

42. GENERALISASI = PENYAMARATAAN (menggeneralisasi = menggeneralisir = menyamaratakan; digeneralisasi = digeneralisir = disamaratakan; general = umum)

43. FASILITAS = 1.SARANA 2.KEMUDAHAN (memfasilitasi = menyaranai; difasilitasi = disaranai; Facilitator = Penyarana)

(TO FACILITATE = MENYARANAI; TO BRIDGE = MENJEMBATANI)

44. ELEKTABILITAS = KETERPILIHAN (tingkat elektabilitas = tingkat keterpilihan)

45. PUBLIK = KHALAYAK / UMUM (Fasilitas Publik = Sarana Umum; Transportasi Publik = Angkutan Umum / Pengangkutan Umum)

Hari ini Anoa APS-3 buatan PT PINDAD dipertontonkan kepada PUBLIK = Hari ini Anoa APS-3 buatan PT PINDAD dipertontonkan kepada KHALAYAK

PUBLIK sudah tak sabar lagi menunggu kedatangan para pahlawan olahraga kembali ke tanah air = KHALAYAK sudah tak sabar lagi menunggu kedatangan para pahlawan olahraga kembali ke tanah air

Masalah transportasi PUBLIK harus segera ditangani = Masalah Angkutan / Pengangkutan UMUM harus segera ditangani

Kepentingan PUBLIK harus lebih diutamakan = Kepentingan UMUM harus lebih diutamakan

(PUBLIK = KHALAYAK / UMUM; MASSA PUBLIK = KHALAYAK RAMAI; MASSAL = BESAR-BESARAN)

46. PUBLIKASI = SIARAN / PENYIARAN (memublikasikan = menyiarkan; dipublikasikan = disiarkan; terpublikasi = tersiar; publisitas = ketersiaran; publisitas murahan = ketersiaran murahan; meningkatkan publisitas = meningkatkan ketersiaran)

(TO PUBLISH = MENERBITKAN)

47. ANTUSIASME = KEBERSEMANGATAN; ANTUSIAS = BERSEMANGAT (sangat antusias = sangat bersemangat; begitu antusias = begitu bersemangat; kurang antusias = kurang bersemangat; tidak antusias = tidak bersemangat)

ANTUSIASME masyarakat pada peringatan kemerdekaan RI tahun ini dirasakan jauh berkurang = KEBERSEMANGATAN masyarakat pada peringatan kemerdekaan RI tahun ini dirasakan jauh berkurang

Masyarakat menyambut kepulangan para pahlawan olahraga dengan ANTUSIAS = Masyarakat menyambut kepulangan para pahlawan olahraga dengan BERSEMANGAT

(ENTHUSIAST = PEMINAT; FANS = PENGGEMAR; FANS FANATIK = PENGGEMAR BERAT; HOBBIEST = PENYUKA; LOVER = PECINTA; MANIA = PENGGILA; ADDICT = PECANDU)

48. ASPIRASI = CITA-CITA (mengaspirasikan = mencita-citakan; diaspirasikan = dicita-citakan; aspirasi publik = cita-cita khalayak; Aspirator = Pencita-cita)

(ASPIRASI = CITA-CITA; DESIRE = HASRAT; PASSION = GAIRAH; LUST = NAFSU; WISH = KEINGINAN; WANT = KEHENDAK; WILL = KEMAUAN; WOULD = KESUDIAN; NEED = KEPERLUAN; REQUIREMENT = KEBUTUHAN)

meskipun mirip namun keperluan dan kebutuhan adalah 2 kata yang berbeda, jangan sampai terbalik pemakaiannya

49. EVAKUASI = 1.UNGSIAN 2.PINDAHAN 3.ANGKATAN; PENGEVAKUASIAN = 1.PENGUNGSIAN 2.PEMINDAHAN 3.PENGANGKATAN (mengevakuasi = mengungsikan / memindahkan / mengangkat; dievakuasi = diungsikan / dipindahkan / diangkat; Evacuee = Pengungsi; proses evakuasi = olah ungsi / olah pindah / olah angkat; benda-benda hasil evakuasi = benda-benda hasil pengungsian / pemindahan / pengangkatan)

(EVACUEE = PENGUNGSI; REFUGEE = 1.PENCARI TEMPAT BERLINDUNG 2.PENGUNGSI)

50. IDENTIFIKASI = 1.PENGENALAN 2.KENAL PASTI 3.KENAL JATIDIRI; PENGIDENTIFIKASIAN = 1.PENGENALAN  2.PENGENALAN JATIDIRI (mengidentifikasi = mengenali / mengenal pasti / mengenali jatidiri; diidentifikasi = dikenali / dikenal pasti / dikenali jatidirinya; teridentifikasi = terkenali / terkenali pasti / terkenali jatidirinya; hasil identifikasi = hasil pengenalan / hasil kenal pasti / hasil pengenalan jatidiri; proses identifikasi = olah kenal pasti / olah kenal jatidiri; Identificator = Pengenal / Pengenal Jatidiri; Identitas = Jatidiri)

PROSES IDENTIFIKASI berjalan sangat lambat = OLAH KENAL PASTI berjalan sangat lambat

Kita perlu MENGIDENTIFIKASI masalah terlebih dahulu = Kita perlu MENGENALI masalah terlebih dahulu

Polisi sudah berhasil MENGIDENTIFIKASI korban tabrak lari = Polisi sudah berhasil MENGENALI JATIDIRI korban tabrak lari

Korban DIIDENTIFIKASI sebagai laki-laki berusia sekitar 30 puluh tahunan = Korban DIKENALI JATIDIRINYA sebagai laki-laki berusia sekitar 30 puluh tahunan

51. INSPIRASI = ILHAM / PENGILHAMAN (menginspirasi = mengilhami; diinspirasi oleh = diilhami oleh; terinspirasi oleh = terilhami oleh; Inspirator = Pengilham; kisah inspiratif = kisah penuh ilham)

52. INTEGRITAS = 1.KEPRIBADIAN 2.KEJUJURAN 3.KEUTUHAN;  (berintegritas = berkepribadian)

Manusia Indonesia yang BERINTEGRITAS = Manusia Indonesia yang BERKEPRIBADIAN

INTEGRITAS TERITORIAL NKRI harus tetap dijaga = KEUTUHAN WILAYAH NKRI harus tetap dijaga

Pejabat yang BERINTEGRITAS = Pejabat yang BERKEPRIBADIAN

honesty = jujur, dalam berbicara = tidak berbohong

integrity = 1. Kepribadian 2.jujur, tidak bisa disuap dengan uang atau harta benda lainnya 3. utuh tak ternoda

53. INTEGRASI = KETERPADUAN (mengintegrasikan = menerpadukan; diintegrasikan = diterpadukan; terintegrasi = integrated = terpadu; Integrator = Penerpadu)

54. iNTEGRAL = MANUNGGAL

55. INTERUPSI = SELA / SELAAN / PENYELAAN (menginterupsi = menyela; diinterupsi = disela; ijin interupsi = ijin sela; penuh dengan interupsi = penuh dengan selaan)

56. KONSOLIDASI = PENGUATPADUAN (mengonsolidasikan = menguatpadukan; dikonsolidasikan = dikuatpadukan; terkonsolidasikan = terkuatpadukan; Consolidator = Penguat padu)

57. SOLIDITAS = KESATUPADUAN (solid = satu padu / bersatu padu / padat; compact = kompak = padu; kekompakan = kepaduan)

hingga kini SOLIDITAS partai Demokrat masih cukup terjaga = hingga kini KESATUPADUAN partai Demokrat masih cukup terjaga

Mereka sangat SOLID = Mereka sangat BERSATU PADU

Mereka sangat KOMPAK = Mereka sangat PADU

(SOLIDITAS = KESOLIDAN = KESATUPADUAN; KEKOMPAKAN = KEPADUAN)

58. KOMBINASI = PADU PADAN / KEPADUPADANAN (pengkombinasian = pemadupadanan; mengkombinasikan = memadupadankan; dikombinasikan = dipadupadankan; terkombinasi = terpadu padan)

59. CRISIS = KRISIS = KEMELUT (krisis ekonomi = kemelut ekonomi; krisis berkepanjangan = kemelut berkepanjangan)

(CRITICAL = KRITIS = GAWAT / GENTING; EMERGENCY = DARURAT)

60. CRITICISM = KRITISISME = KECAMAN / PEMERTANYAAN (mengritisi = mengecam / mempertanyakan; dikritisi = dikecam / dipertanyakan; Critic = Pengritisi = Pengecam / Pemertanya; kritis = penuh tanya / berpenuh tanya)

(QUESTION = PERTANYAAN)

(CRITIQUE = BEDAH / BEDAHAN; KRITIKUS = PEMERHATI)

61. PROTEST = SANGGAHAN / PENYANGGAHAN (memprotest = menyanggah; diprotest = disanggah; Protester = Penyanggah)

(TO PROTEST = MENYANGGAH; TO DEBATE = MEMBANTAH; TO DENY = MENYANGKAL; TO REFUSE = MENAMPIK; TO REJECT = MENOLAK; TO SUGGEST = MENYARANKAN; TO RECOMMEND = MENGANJURKAN; TO PROPOSE = MENGUSULKAN; TO ADVISE = MENASEHATKAN)

62. PROSES = OLAH / OLAHAN / PENGOLAHAN (memproses = mengolah; diproses = diolah; terproses = terolah; Processor = Pengolah; proses identifikasi = olah kenal / olah kenal jatidiri; sedang diproses = sedang diolah; masih dalam proses = masih dalam olahan; prosesnya berjalan lambat = olahannya berjalan lambat; data Anda akan kami proses secepatnya = data Anda akan kami olah secepatnya)

63. SIMBOLISASI = PERLAMBANGAN (menyimbolkan = melambangkan; disimbolkan = dilambangkan; tersimbolkan = terlambangkan; simbol = lambang; simbol negara = lambang negara)

64. PARADE = PAWAI; KONVOI = IRING-IRINGAN; PROSESI = UPACARA / KIRAB; DEFILE = PERARAKAN

65. SPORTIFITAS = SIKAP KSATRIA / KESIKAPKSATRIAAN (sportif = bersikap ksatria; tidak sportif = tidak bersikap ksatria)

66. STABILISASI = PENYETABILAN = PEMANTAPAN; STABILITAS = KESTABILAN = KEMANTAPAN (menyetabilkan = memantapkan; distabilkan = dimantapkan; stabil = mantap; Stabilizer = Pemantap)

67. VALIDASI = PENGABSAHAN (memvalidasikan = mengabsahkan; divalidasi oleh = diabsahkan oleh; tervalidasikan = terabsahkan; valid = absah / berlaku; Validator = Pengabsah / Pemberlaku)

68. LEGALISASI = PENGESAHAN (melegalkan = mengesahkan; dilegalkan = disahkan; legal = sah; illegal = tidak sah / liar)

69. VERIFIKASI = TAHKIKAN / PENAHKIKAN (memverifikasi = menahkik; diverifikasi = ditahkik; Verificator = Penahkik; dari hasil verifikasi = dari hasil tahkikan)

70. TRANSPORTASI = ANGKUTAN / PENGANGKUTAN (fasilitas transportasi = sarana angkutan / sarana pengangkutan)

71. LOKAL = SETEMPAT; LOKALISASI = SETEMPATAN / PENYETEMPATAN (penduduk lokal = penduduk setempat; waktu lokal = waktu setempat; bahasa lokal = bahasa setempat; wisatawan lokal = wisatawan setempat; wisatawan domestik = wisatawan nusantara; buatan lokal = buatan setempat)

Saya berusaha sekuat tenaga MELOKALISIR api agar tidak menjalar ke tempat lain = Saya berusaha sekuat tenaga MENYETEMPATKAN api agar tidak menjalar ke tempat lain

Api sudah berhasil DILOKALISIR = Api sudah berhasil DISETEMPATKAN

72. PRODUKSI = BUATAN / PEMBUATAN / HASILAN / PENGHASILAN; PRODUKTIFITAS = DAYA HASIL / KEDAYAHASILAN (memproduksi = membuat / menghasilkan; diproduksi = dibuat / dihasilkan; produktif = yang menghasilkan / subur; produk = hasil / barang / barangan; Producer = Penghasil; produktifitas tinggi = daya hasil tinggi / kedayahasilan tinggi; lahan produktif = lahan menghasilkan; usia produktif = usia menghasilkan; pasangan usia produktif = pasangan usia subur; striker produktif = penyerang subur)

(PRODUCED BY = DIHASILKAN OLEH; MADE BY = DIBUAT OLEH; MANUFACTURED BY = DIBIKIN OLEH; CREATED BY = DICIPTAKAN OLEH; DESIGNED BY = DIRANCANG OLEH; EDITED BY = DISUNTING OLEH; PRODUKSI LOKAL = BUATAN SETEMPAT)

Utamakan membeli barang-barang PRODUKSI dalam negeri = Utamakan membeli barang-barang BUATAN / HASILAN dalam negeri

Aneka PRODUK dijual dengan harga murah = Aneka BARANG dijual dengan harga murah

Kami menjamin KUALITAS PRODUK yang kami jual = Kami menjamin MUTU BARANG yang kami jual

Minggu depan kami akan meluncurkan PRODUK terbaru dari perusahaan kami untuk LOCAL MARKET = Minggu depan kami akan meluncurkan BARANGAN terbaru dari perusahaan kami untuk PASAR SETEMPAT

(PRODUCT = HASIL / BARANG / BARANGAN; PRODUCTION = HASILAN / PENGHASILAN / BUATAN / PEMBUATAN)

73. INTERVENTION = INTERVENSI = 1.GANGGU GUGAT 2.CAMPUR TANGAN (mengintervensi = 1.mengganggu gugat 2.mencampurtangani; diintervensi = 1.diganggu gugat 2.dicampurtangani)

(TO INTERFERE = 1.MENCAMPURI 2.TURUT CAMPUR; TO INTERVENE = MENGHALANGI)

74. ABSOLUT = 1.MUTLAK 2.TELAK ; RELATIF = NISBI

75. NORMALISASI = PENGGALIBAN (menormalkan = menggalibkan; dinormalkan = digalibkan; normal = galib; normally = pada galibnya; kondisinya sudah normal kembali = keadaannya sudah galib kembali)

76. FENOMENA = KEWUJUDAN; SYMPTOM = GEJALA (fenomena baru = kewujudan baru; fenomena langka = kewujudan langka; berbagai fenomena = berbagai kewujudan; fenomena unik = kewujudan khas; fenomena alam = kewujudan alam; sungguh suatu fenomena yang menarik = sungguh suatu kewujudan yang menarik)

(FENOMENAL = LUAR BIASA)

77. TREND = GEJALAAN (trend terkini = gejalaan terkini; trend terbaru = gejalaan terbaru; nge-trend = menggejala; sedang nge-trend / trending di masyarakat = sedang menggejala di masyarakat; trending topic = 1.buah bibir 2.bahasan menggejala)

(FENOMENA = KEWUJUDAN; TREND = GEJALAAN; SYMPTOM = GEJALA)

(TEND TO = CENDERUNG UNTUK / KEPADA; INCLINE TO = CONDONG UNTUK / KEPADA; PRONE TO = MENJURUS UNTUK / KEPADA)

78. DESTINASI =  TUJUAN (destinasi wisata = tujuan wisata)

79. EDUKASI = PENDIDIKAN (mengedukasi = mendidik; diedukasi = dididik; teredukasi = terdidik)

80. POPULARITAS = KETENARAN (memopulerkan = menenarkan; dipopulerkan = ditenarkan; terpopuler = tertenar / paling tenar; popular = tenar)

(POPULARITY = KETENARAN; FAME = KEMASYHURAN; FAMOUS = TERSOHOR; CELEBRITY = PESOHOR; WELL-KNOWN = TERKENAL; KNOWN = TERNAMA)

81. ALOKASI = CATU / CATUAN / PENCATUAN (mengalokasikan = mencatukan; dialokasikan = dicatukan; teralokasikan = tercatukan; alokasi dana = catu dana; alokasi budget = catu anggaran belanja; alokasi daya = catu daya)

Kami akan MENGALOKASIKAN sejumlah dana untuk pembangunan sarana umum di daerah ini = Kami akan MENCATUKAN sejumlah dana untuk pembangunan sarana umum di daerah ini

Hingga kini belum ada ALOKASI DANA untuk pembangunan jembatan penyeberangan yang rusak = Hingga kini belum ada CATU DANA untuk pembangunan jembatan penyeberangan yang rusak

Belum ada ALOKASI untuk itu = Belum ada CATUAN untuk itu

82. REALISASI = WUJUD NYATA / KEWUJUDNYATAAN; REALITAS = KENYATAAN; REAL = NYATA (perealisasian = perwujudnyataan; merealisasikan = merealisir = mewujudnyatakan; direalisasikan = direalisir = diwujudnyatakan; terealisasikan = terwujudnyatakan; terealisir = terwujud nyata; belum ada realisasinya = belum ada wujud nyatanya / belum ada kewujudnyataannya)

(REALISASI = WUJUD NYATA / KEWUJUDNYATAAN; FENOMENA = KEWUJUDAN; MATERIALISASI = PERWUJUDAN; MANIFESTASI = PENGEJAWANTAHAN; INKARNASI = TITISAN / PENITISAN; TRANSFORMASI = JELMAAN / PENJELMAAN; METAMORFOSA = MALIH RUPA)

83. NOMINASI = PENCALONAN (menominasikan = mencalonkan; dinominasikan = dicalonkan; Nominee = Calon)

(NOMINEE = CALON; CANDIDATE = BAKAL CALON)

84. KUOTA = JATAH / PENJATAHAN (kuota impor daging sapi = jatah / penjatahan impor daging sapi)

85. CREW = KRU = KERABAT KERJA / AWAK (Kru RCTI = Kerabat Kerja RCTI; Kru pesawat Garuda Indonesia = Awak pesawat Garuda Indonesia)

86. DEMONSTRATE = DEMO = UNJUK KEBOLEHAN (Demonstrator = Pengunjuk kebolehan)

87. DEMONSTRATION = DEMONSTRASI = UNJUKAN / UNJUK RASA (berdemonstrasi = berunjuk rasa; Demonstrant = Pengunjuk Rasa)

(DEMONSTRATOR = PENGUNJUK KEBOLEHAN; DEMONSTRANT = PENGUNJUK RASA)

88. TOLERANCE = TOLERANSI = TENGGANG / TENGGANG RASA (toleransi waktu = tenggang waktu; tidak ada lagi toleransi bagi siswa yang sering melanggar tata tertib sekolah = tidak ada lagi tenggang bagi siswa yang sering melanggar tata tertib sekolah; bertoleransi = bertenggang rasa; toleransi antar umat beragama = tenggang rasa antar umat beragama)

(TOLERANT = BERTENGGANG RASA)

89. TOLERATION = TOLERASI = TOLERIR = PEMBIARAN (menolerasi = menolerir = membiarkan; ditolerasi = ditolerir = dibiarkan; sudah tidak bisa ditolerasi / ditolerir lagi = sudah tidak bisa dibiarkan lagi)

90. MEDIA = ANTARA

(BETWEEN = DI ANTARA; PERS = MEDIA)

91. MEDIASI = ANTARAAN / PENGANTARAAN (memediasi = mengantarai; dimediasi = diantarai; Mediator = Pengantara)

(memoderasi = menengahi; dimoderasi = ditengahi; Moderator = Penengah)

(MEDIATOR = PENGANTARA; MODERATOR = PENENGAH; MIDDLEMAN = ORANG TENGAH; BROKER = MAKELAR; PEACE-BROKER = JURU DAMAI)

92. MEDIUMISASI = PEMERANTARAAN (memediumisasi = memerantarai; dimediumisasi = diperantarai; Medium = Perantara)

(MEDIATOR = PENGANTARA; MEDIUM = PERANTARA; MODERATOR = PENENGAH; FASILITATOR = PENYARANA)

93. OTORITAS = KEWENANGAN / PIHAK BERWENANG (Otoritas lokal = Pihak berwenang setempat)

94. PROVOKASI = GUSARAN / PENGGUSARAN (memprovokasi = menggusari; diprovokasi = digusari; terprovokasi = tergusari; Provocator = Penggusar)

(TO PROVOKE = MENGGUSARI; TO AGITATE = MENGHASUT; TO INCITE = MEMANCING / MENGAPI-APIKAN; TO INSTIGATE = MENYULUT; TO TRIGGER = MEMICU; TO IGNITE = MENCETUS)

95. DOMINATION = DOMINASI = PENGUASAAN (mendominasi = menguasai; didominasi = dikuasai)

(DOMINANCE = DOMINANSI = KEKUASAAN; DOMINANT = BERKUASA)

96. REGULASI = ATURAN / PERATURAN (Regulator = Pengatur)

97. NEGOSIASI = RUNDINGAN / PERUNDINGAN; RENEGOSIASI = RUNDING ULANG (menegosiasikan = merundingkan; dinegosiasikan = dirundingkan; bernegosiasi = berunding; Negotiator = Juru Runding)

98. MANAGEMENT = TATA KELOLA / PENGELOLAAN / PENGELOLA (memanage = mengelola; dimanage = dikelola; termanage = terkelola)

99. APLIKASI = TERAPAN / PENERAPAN (mengaplikasikan = menerapkan; diaplikasikan = diterapkan)

100. KUALIFIKASI = KELAYAKAN (babak kualifikasi piala dunia = babak kelayakan piala dunia)

101. ELIMINASI = SINGKIRAN / PENYINGKIRAN (mengeliminasi = mengeliminir = menyingkirkan; dieliminasi = dieliminir = disingkirkan; tereliminasi = tereliminir = tersingkir; babak eliminasi = babak penyingkiran) 

(GROUP A = KELOMPOK A; GROUP B = KELOMPOK B; BABAK KUALIFIKASI = BABAK KELAYAKAN; BABAK ELIMINASI = BABAK PENYINGKIRAN; BABAK SEMIFINAL = BABAK SEPARUH AKHIR; BABAK FINAL = BABAK AKHIR; RONDE = PUTARAN; RING = GELANGGANG / LINGKARAN / CINCIN)

102. IDEA = IDE = GAGASAN (mengidekan = menggagas; diidekan = digagas; Pengide = Penggagas)

(IDE = GAGASAN; TOPIK = POKOK BAHASAN / POKOK PEMBAHASAN / POKOK PERBINCANGAN / POKOK PEMBICARAAN)

103. CONCEPT = KONSEP = KERANGKA (mengonsep = mengerangka; dikonsep oleh = dikerangka oleh; terkonsep = terkerangka; Conceptor = Pengerangka)

Tidak memiliki KONSEP yang jelas = Tidak memiliki KERANGKA yang jelas

(KONSEP = KERANGKA; FRAME = BINGKAI)

104. DISKUSI = BAHAS / BAHASAN / PEMBAHASAN (mendiskusikan =  membahas; didiskusikan = dibahas; berdiskusi = berbahas)

105. DIALOG = BINCANG-BINCANG / PERBINCANGAN (mendialogkan = membincangkan; didialogkan = dibincangkan; berdialog = berbincang)

(DIALOG = BINCANG-BINCANG / PERBINCANGAN; CONVERSATION = PERCAKAPAN; SAYING = PERKATAAN; UTTERANCE = UCAPAN; SPEAKING = PENUTURAN; TALKING = PEMBICARAAN)

(TO CHAT = MENGOBROL; TO BRAG = MEMBANGGAKAN; TO BOAST = MENYOMBONGKAN)

106. KOMUNIKASI = 1.HUBUNGAN / PERHUBUNGAN 2.PEMBICARAAN 3.PENYAMPAIAN; KOMUNIKATIF = MUDAH BERHUBUNGAN (mencoba berkomunikasi = mencoba berhubungan / berbicara / menyampaikan; belum ada komunikasi = belum ada hubungan / pembicaraan; aktif membangun komunikasi = giat membangun hubungan / pembicaraan; jalur komunikasi = jalur perhubungan / pembicaraan; masalah komunikasi = masalah perhubungan / pembicaraan / penyampaian; komunikasi 2 arah = perhubungan / pembicaraan 2 arah)

(berkomunikasi = berhubungan / berbicara; mengkomunikasikan = menghubungkan / membicarakan / menyampaikan; dikomunikasikan = dihubungkan / dibicarakan / disampaikan; terkomunikasikan = terhubungkan / terbicarakan / tersampaikan)

Jika 2 kepala negara bertemu secara langsung, gunakan istilah : "TEMUWICARA", jangan lupa pula kita juga mengenal istilah : "TELEWICARA"

(KOMUNIKASI = 1.HUBUNGAN / PERHUBUNGAN 2.PEMBICARAAN 3.PENYAMPAIAN; KONEKSI = SAMBUNGAN)

107. SERIUS = SUNGGUHAN / SUNGGUH-SUNGGUH / BERSUNGGUH-SUNGGUH / BERAT (pelanggaran serius = pelanggaran berat)

108. GRATIS = CUMA-CUMA / PERCUMA; FREE = BEBAS; DISKON = POTONGAN HARGA; TICKET = KARCIS

109. REKAPITULASI = IKHTISAR / PENGIKHTISARAN (merekapitulasi = mengikhtisar; direkapitulasi = diikhtisar)

(RECAPITULATION = IKHTISAR / PENGIKHTISARAN; CONCLUSION = KESIMPULAN; SUMMARY = RANGKUMAN)

110. MOBILISASI = KERAHAN / PENGERAHAN (memobilisasi = mengerahkan; dimobilisasi = dikerahkan; memobilisasi massa = mengerahkan khalayak ramai)

111. INTERAKSI = 1.ANTAR TINDAK 2.CENGKERAMA (berinteraksi = 1.berantar tindak 2.bercengkerama; tidak ada interaksi sama sekali = tidak ada antar tindak sama sekali)

112. DEKLARASI = 1.CANANGAN / PENCANANGAN 2.PERNYATAAN (mendeklarasikan = mencanangkan / menyatakan; dideklarasikan = dicanangkan / dinyatakan)

(DECLARATION = 1.CANANGAN / PENCANANGAN 2.PERNYATAAN; ANNOUNCEMENT = PENGUMUMAN; PROCLAMATION = PERMAKLUMAN (memproklamasikan = memproklamirkan = mempermaklumkan; diproklamasikan = diproklamirkan = dipermaklumkan); STATEMENT = PERNYATAAN)

(walaupun DEKLARASI dan STATEMEN sama-sama bermakna PERNYATAAN, namun tetap berbeda dalam hal keluasan maknanya serta penggunaannya dalam kalimat yang sempurna)

113. PROMOSI = 1.KENAIKAN 2.PENGANGKATAN 3.PENGGEMAAN (mempromosikan = menaikkan / mengangkat / menggemakan; dipromosikan = dinaikkan / diangkat / digemakan; promosi jabatan = kenaikan jabatan; promosi wisata = gema wisata; kurang dipromosikan = kurang diangkat / kurang digemakan)

PRODUK ini masih dalam tahap PROMOSI kepada PUBLIK = BARANGAN ini masih dalam tahap PENGGEMAAN kepada KHALAYAK

Berkat PROMOSI tiada henti, kini Pulau Komodo mulai dikunjungi wisatawan mancanegara = Berkat PENGGEMAAN tiada henti, kini Pulau Komodo mulai dikunjungi wisatawan mancanegara

Nadine sangat AKTIF MEMPROMOSIKAN pariwisata Indonesia ke dunia INTERNASIONAL = Nadine sangat GIAT MENGANGKAT / MENGGEMAKAN pariwisata Indonesia ke dunia ANTAR BANGSA

(TOURISM = PARIWISATA; TOURIST = WISATAWAN (turis lokal = wisatawan setempat; turis domestik = wisatawan nusantara (wisnu); turis luar negeri = wisatawan mancanegara (wisman))

115. EKSEKUSI = PELAKSANAAN (mengeksekusi = melaksanakan; dieksekusi = dilaksanakan; Executor = Pelaksana; Executioner = Algojo)

116. IMPLEMENTASI = TATA LAKSANA / KETATALAKSANAAN (mengimplementasikan = menatalaksanakan; diimplementasikan = ditatalaksanakan)

EKSEKUSI di lapangan = PELAKSANAAN di lapangan

IMPLEMENTASI di lapangan = TATA LAKSANA di lapangan

(EKSEKUSI = PELAKSANAAN; IMPLEMENTASI = TATA LAKSANA / KETATALAKSANAAN)

117. IMPLIKASI = IMBAS (berimplikasi = berimbas)

(IMPLIKASI = IMBAS; IMPAK = DAMPAK; EFEK = AKIBAT)

118. PERFORMA = DAYA TAMPIL; PERFORMANCE = PENAMPILAN (performa pesawat meningkat = daya tampil pesawat meningkat)

(PERFORM = DAYA TAMPIL; PERFORMANCE = PENAMPILAN; APPEARANCE = PENAMPAKAN; SHOW = PERTUNJUKAN; EXHIBITION = PAMERAN)

119. SUPPLY = SUPLAI = PASOKAN (menyuplai = memasok; disuplai = dipasok; penyuplaian = pemasokan; Supplier = Pemasok)

(SUPPLIER = PEMASOK; PROVIDER = PENYEDIA)

120. KONFRONTASI = PERHADAPAN (mengkonfrontasikan = mengkonfrontir = memperhadapkan; dikonfrontasikan = dikonfrontir = diperhadapkan)

121. PROGRESS = KEMAJUAN (progress report = laporan kemajuan)

122. AKSELERASI = PERCEPATAN (mengakselerasi = mempercepat; diakselerasi = dipercepat; Accelerator = Pemercepat)

123. AKOMODASI = PENAMPUNGAN / PEMONDOKAN (mengakomodasi = mengakomodir = menampung; diakomodasi = diakomodir = ditampung; fasilitas akomodasi = sarana pemondokan)

124. ELEMENT = ELEMEN = UNSUR (segenap elemen bangsa = segenap unsur bangsa; berbagai elemen = berbagai unsur); COMPONENT = KOMPONEN = ANASIR (segenap komponen bangsa = segenap anasir bangsa; komponen pendukung = anasir pendukung); STRATA = LAPISAN (semua strata masyarakat = semua lapisan masyarakat)

125. CREATION = KREASI = 1.CIPTAAN 2.KARYA (kreasi anak muda = ciptaan anak muda; teruslah berkreasi = teruslah berkarya)

(CREATION = KREASI = 1.CIPTAAN 2.KARYA; TO CREATE = MENCIPTAKAN; CREATIVE = KREATIF = BERDAYA CIPTA (sangat kreatif = sangat berdaya cipta; kurang kreatif = kurang berdaya cipta; tidak kreatif = tidak berdaya cipta; industri kreatif = industri berdaya cipta); CREATIVITY = KREATIFITAS = DAYA CIPTA / KEDAYACIPTAAN; CREATURE = MAKHLUK; CREATOR = PENCIPTA)

Tidak ada KREATIFITAS sama sekali = Tidak ada DAYA CIPTA sama sekali

KREATIFITAS anak muda perlu ditingkatkan = KEDAYACIPTAAN anak muda perlu ditingkatkan

126. PROGRAM = ACARA (memrogramkan = mengacarakan; diprogramkan = diacarakan; terprogram = teracara; TV Program = Acara TV; program pemerintah = acara pemerintah; program nasional = acara kebangsaan; Program Director = Direktur Program = Pengarah Acara; Direktur Utama = Pengarah Utama)

(PRESENTER TV = PEMBAWA ACARA TV; HOST TV = PEMANDU ACARA TV)

127. AGENDA = RANCANGAN ACARA (mengagendakan = merancangacarakan; diagendakan = dirancangacarakan; teragendakan = terancangacarakan; hidden agenda = rancangan acara tersembunyi; agenda pembicaraan = rancangan acara pembicaraan)

128. ASSISTANT = ASISTEN = PEMBANTU (Asisten Pelatih = Pembantu Pelatih)

(ASSISTANCE = BANTUAN; HELP = PERTOLONGAN; AID = ULURAN TANGAN)

129. DISTRIBUSI = 1.PEMBAGIAN 2.PENYALURAN (mendistribusikan = membagi-bagikan / menyalurkan; didistribusikan = dibagi-bagikan / disalurkan; terdistribusikan = terbagi-bagikan / tersalurkan; terdistribusi = terbagi-bagi / tersalur; Distributor = Pembagi / Penyalur)

(TO DISTRIBUTE = MEMBAGI-BAGIKAN; TO DIVIDE = MEMBAGI; TO CHANNEL = MENYALURKAN)

(DISTRIBUTOR = 1.PEMBAGI 2.PENYALUR; DIVIDER = PEMBAGI; CHANNELLER = PENYALUR)

130. SEKRETARIS = SETIAUSAHA (Sekretaris Jendral = Setiausaha Umum)

131. INTERNASIONAL = ANTAR BANGSA

Dunia INTERNASIONAL sepertinya mulai cenderung menuju penolakan terhadap penerapan hukuman mati = Dunia ANTAR BANGSA sepertinya mulai cenderung menuju penolakan terhadap penerapan hukuman mati

(INTERNASIONAL = ANTAR BANGSA; INTERCITY = ANTAR KOTA; INTERCONTINENTAL = ANTAR BENUA; NATION = BANGSA; NASIONAL = KEBANGSAAN; INTERNASIONALISASI = PENGANTARBANGSAAN; NASIONALISASI = PENGEBANGSAAN; TRANSNASIONAL = LINTAS BANGSA; NASIONALISME = SEMANGAT CINTA TANAH AIR; PATRIOTISME = SEMANGAT BELA NEGARA)

132. UPGRADE = NAIK KASTA; DOWNGRADE = TURUN KASTA (mengupgrade = menaik kasta; mendowngrade = menurun kasta; diupgrade = dinaik kasta; didowngrade = diturun kasta; upgrading = penataran)

(GRADE = 1.KASTA 2.TATAR / TATARAN; GRADATION = KASTA / PENGKASTAAN; LEVEL = TINGKAT / TINGKATAN; STAGE = PANGGUNG; DEGREE = DERAJAT; STANDARD = TARAF / TARAFAN / BAKU / BAKUAN; EQUAL = SETARA; CLASS = GOLONGAN; GROUP = KELOMPOK; CLUB = PERKUMPULAN; TEAM = REGU / BEREGU / PASUKAN / ROMBONGAN / KESEBELASAN; FORUM = AJANG; ARENA = KANCAH / KANCAHAN; RING = GELANGGANG / LINGKARAN / CINCIN)

133. DESIGN = RANCANGAN (mendisain = merancang; didisain = dirancang; terdisain = terancang; Designer = Perancang)

(MODEL DESIGN = REKABENTUK; SCALE MODEL = REKACIPTA; MOCK UP = REKARUPA; PROTOTYPE = PURWARUPA; ENGINEERING = REKAYASA; ARCHITECTURE DESIGN  = RANCANG BANGUN)

134. KLAIM = DAKWAAN / GUGATAN / AKUAN (mengklaim = mendakwa / menggugat / mengaku; diklaim = didakwa / digugat / diaku; Claimant = Pendakwa / Penggugat / Pengaku)

RRC telah MENGKLAIM seluruh Laut China Selatan sebagai wilayahnya = RRC telah MENDAKWA seluruh Laut China Selatan sebagai wilayahnya

Saya tak pernah MENGKLAIM mobil yang berwarna merah itu sebagai mobil Saya = Saya tak pernah MENDAKWA mobil yang berwarna merah itu sebagai mobil Saya

Menurut Saya, itu hanyalah KLAIM sepihak dan tak berdasar =  Menurut Saya, itu hanyalah DAKWAAN / PENGAKUAN sepihak dan tak berdasar

Jalan Kampung Melayu - Tanah Abang DIKLAIM mampu mengurangi kemacetan lalulintas = Jalan Kampung Melayu - Tanah Abang DIAKU mampu mengurangi kemacetan lalulintas

Jangan biarkan negara lain MENGKLAIM kebudayaan kita = Jangan biarkan negara lain MENGGUGAT / MENGAKU kebudayaan kita

Belum ada pihak yang MENGKLAIM bertanggung jawab atas ledakan bom di Irak, kemarin petang = Belum ada pihak yang MENGAKU bertanggung jawab atas ledakan bom di Irak, kemarin petang

AKUAN = KLAIM yang dasarnya lemah, biasanya digunakan untuk property, confession, dan boasting

DAKWAAN = KLAIM yang dasarnya sedang, biasanya digunakan untuk property, confession, self proclaiming dan charging

GUGATAN = KLAIM yang dasarnya cukup kuat, biasanya digunakan untuk insurance, divorce, law case, dan title.

135. DETEKSI = LACAKAN (mendeteksi = melacak; dideteksi = dilacak; terdeteksi = terlacak; pendeteksian = pelacakan; tidak terdeteksi = tidak terlacak; deteksi dini = lacakan dini; Detector = Pelacak; metal detector = pelacak logam; anjing pendeteksi = anjing pelacak)

Radar pesawat tempur TNI AU berhasil MENDETEKSI kedudukan pesawat tempur musuh = Radar pesawat tempur TNI AU berhasil MELACAK kedudukan pesawat tempur musuh

Amerika Serikat telah berjaya membuat pesawat tempur F22 Raptor yang dirancang secara khusus agar tidak mudah TERDETEKSI oleh radar musuh = Amerika Serikat telah berjaya membuat pesawat tempur F22 Raptor yang dirancang secara khusus agar tidak mudah TERLACAK oleh radar musuh

(TO DETECT = MELACAK (detection = lacakan; detecting = pelacakan; Detector = Pelacak); TO SNIFF = MENGENDUS (sniffing = endusan / pengendusan; Sniffer = Pengendus); TO SMELL = 1.MEMBAUI 2.MENCIUM; TO TRACK = MENJEJAK (tracking = jejakan / penjejakan; Tracker = Penjejak); TO TRACE = MENELUSURI (tracing = telusuran / penelusuran; Tracer = Penelusur); TO TRACEBACK = MERUNUT BALIK; TO TRAIL = MENYUSURI (trailing = susuran / penyusuran; Trailer = Penyusur)

HMM ... KATA-KATA APA LAGI YAA ... ?

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

CATATAN :

Kosakata BAHASA INDONESIA bersumber dari bahasa Melayu, bahasa daerah Nusantara, bahasa Arab, bahasa Sansekerta, bahasa Belanda, bahasa Portugis, bahasa China, bahasa Jepang dan ... bahasa Inggris.

Mari kita "berperang" melawan BAHASA INGGRIS sejauh yang kita mampu.

TAMBAHAN :

MENDOWNLOAD = MENGUNDUH; MENGUPLOAD = MENGUNGGAH; MENSCAN = MEMINDAI; MEMONITOR = MEMANTAU; SINERGI = SEIRAMA; BERSINERGI = BERSEIRAMA; KESINERGIAN = KESEIRAMAAN; PARTAI OPOSISI = PARTAI BERSEBERANGAN; PIHAK OPOSISI = PIHAK BERSEBERANGAN; EKONOMIS = HEMAT; BRIEFFING = TAKLIMAT; MILITER = KETENTARAAN / TENTARA; DUNIA MILITER = DUNIA KETENTARAAN; SIPIL =  1.AWAM 2.PERDATA; RAKYAT SIPIL = RAKYAT AWAM; HUKUM SIPIL = HUKUM PERDATA; SOLDIER = PRAJURIT; TROOP = SERDADU; MARITIM = BAHARI; PATROLI = RONDAAN / PERONDA; PATROLI MARITIM = PERONDA BAHARI; KAPAL PATROLI = KAPAL PERONDA; BERPATROLI = MERONDA; PILOT = PENERBANG; GENERASI MUDA = ANGKATAN MUDA; UNIVERSITAS = PERGURUAN TINGGI; PERIODE = 1.RENTANG WAKTU 2.MASA; PERIODIC = BERKALA; TIME LINE = ALUR WAKTU; SCHEDULE = JADWAL; DEKADE = DASAWARSA; DEADLINE = TENGGAT WAKTU; TOLERANSI WAKTU = TENGGANG WAKTU; KLASIFIKASI = PENGGOLONGAN; SPESIFIKASI = KEKHUSUSAN; UNIK = KHAS; COMMERCIAL BREAK = JEDA PARIWARA; ANTISIPATIF = SIGAP; PROAKTIF = CEKATAN; KOMITMEN = KESUNGGUHAN; INSTITUSI = LEMBAGA; DISTRIBUSI = PEMBAGIAN / PENYALURAN; PROSEDUR = TATA CARA; PROSEDURAL = KETATACARAAN; MEKANISME = TATA GERAK; MANUVER = OLAHGERAK; SEMINAR = SARASEHAN; WORKSHOP = LOKAKARYA; DISKURSUS = WACANA; PARAMETER = TOLOK UKUR; PILLAR = SAKA GURU; DOMAIN = RANAH; SEKRETARIS = SETIAUSAHA; ASPEK = SEGI; ERUPSI = LETUSAN; KAPABILITAS = KEMAMPUAN; KOMPETENSI = KECAKAPAN; POSISI = 1.KEDUDUKAN 2.TEMPAT; LOKASI = 1.TEMPAT 2.LETAK; KONDISI = 1.KEADAAN 2.SYARAT; MENGKONDISIKAN = 1.MEMPERSYARATKAN 2.MEMPERSIAPKAN; SITUASI = SUASANA; SITUATED = TERLETAK; KONDUSIF = 1.SEJUK 2.MENDUKUNG; SELF GOVERNMENT = SWAPRAJA; OTONOM = SWATANTRA; DAERAH OTONOM TINGKAT I = DAERAH SWATANTRA TINGKAT I; DELEGASI = WAKIL KUASA / PERWAKILAN KUASA; DIMENSI = MATRA; PARTNER = MITRA; BERDIALOG = BERBINCANG; BERDISKUSI = BERBAHAS; BERDEBAT = BERBANTAH; BERARGUMEN = 1.BERPENDAPAT 2.BERHUJJAH; BEROPINI = 1.BERPANDANGAN 2.BERPENDAPAT; BERALIBI = BERDALIH; BER-EXCUSE = BERKILAH; BER-REASON = BERALASAN; BERTEORI = BERDALIL; BEROPOSISI = BERSEBERANGAN; BERKOMENTAR = BERULASAN; PERDEBATAN = PERBANTAHAN; MASSIVE = 1.GENCAR 2.BESAR 3.RAKSASA; INFRASTRUKTUR = PRASARANA; FASILITAS = 1.SARANA 2.KEMUDAHAN; POSITIF = BAIK / MANFAAT / ADA; NEGATIF = BURUK / MUDARAT / NIHIL; ONLINE = DARING; OFFLINE = LURING dan masih banyak lagi ....

BAHASA INDONESIA telah dipelajari di lebih dari 60 negara di seluruh dunia dan telah diakui di THAILAND dan VIETNAM serta menjadi mata pelajaran wajib di AUSTRALIA UTARA, sementara kita malah senang menggunakan bahasa ALAY.

Apa pendapat Anda jika orang THAILAND dan VIETNAM berkata : kami bingung, kami sedang belajar bahasa Indonesia apa bahasa Inggris, ya ?, kok semua kata, berakhiran -SI dan -TIF

Ayo berhenti jadi ALAY !!!

(jangan berlagak pintar, mentang-mentang Anda tampil di TV, lalu pakai bahasa berakhiran SI, SI, SI, TIF, TIF, TIF, "KONTROVERSI HATI, LABIL EKONOMI, STATUSISASI KEMAKMURAN, SOSIALISASI, INFORMASI, PREDIKSI, POSISI, LOKASI, DETEKSI, DISTRIBUSI, SITUASI, KONDISI, APRESIASI, ANTISIPASI, GLOBALISASI, KOMENTAR, INTERNASIONAL" biar dianggap orang kota, makan bangku kuliah, bukan katrox, bukan kampungan, bukan ndeso)

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

GERAKAN KEBANGSAAN (NATIONAL CAMPAIGN) MENGHAPUS KATA MENDETEKSI (melacak), MEMPREDIKSI (memperkirakan), MENGANTISIPASI (menyigapi), MENGAPRESIASI (menghargai), MENYOSIALISASIKAN (memasyarakatkan), MEMFASILITASI (menyaranai), MENGIDENTIFIKASI (mengenali / mengenal pasti / mengenali jatidiri), MENGEVAKUASI (mengungsikan / memindahkan / mengangkat), MENGKLAIM (mendakwa / menggugat / mengaku) DARI DUNIA PERTELEVISIAN INDONESIA

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

DIALOG NASIONAL = BINCANG KEBANGSAAN

KEARIFAN LOKAL = KEARIFAN SETEMPAT

 

KAMPANYE = GERAKAN

ATRIBUT KAMPANYE  = NISBAT GERAKAN

MOVEMENT = PERGERAKAN

 

NATIONAL CAMPAIGN = GERAKAN NASIONAL = GERAKAN KEBANGSAAN

ARENA INTERNASIONAL = KANCAH ANTAR BANGSA

LEVEL INTERNASIONAL = TINGKAT ANTAR BANGSA

RANGKING INTERNASIONAL = PERINGKAT ANTAR BANGSA

FORUM INTERNASIONAL = AJANG ANTAR BANGSA

STANDAR INTERNASIONAL = TARAFAN ANTAR BANGSA

BERSTANDAR INTERNASIONAL = BERTARAF ANTAR BANGSA

KOMUNITAS INTERNASIONAL = PERGAULAN ANTAR BANGSA

HUKUM INTERNASIONAL = HUKUM ANTAR BANGSA

KEJUARAAN INTERNASIONAL = KEJUARAAN ANTAR BANGSA

LOMBA INTERNASIONAL = LOMBA ANTAR BANGSA

INTERNASIONALISASI = PENGANTARBANGSAAN

NASIONALISASI = PENGEBANGSAAN

Kita sudah ada INTERCITY = ANTAR KOTA, INTERCONTINENTAL = ANTAR BENUA, mengapa kita tidak mau menggunakan INTERNASIONAL = ANTAR BANGSA ?

Setujukah Anda dengan kata-kata di bawah ini ? kalau Anda tidak setuju juga tidak apa-apa kok, he .. he .. he .. Saya cuma iseng ...

MILITARY COMMANDER = SENAPATI

POLICE CHIEF = TUMENGGUNG

TEAM COMMANDER = HULUBALANG

PERSONEL = PUNGGAWA

(PERSONAL = PRIBADI; INDIVIDUAL = PERSEORANGAN; TEAM = REGU / BEREGU / PASUKAN / ROMBONGAN / KESEBELASAN)

Apakah kita lebih bangga menggunakan kata "TIM" untuk kata TEAM, dibandingkan dengan kata "REGU / BEREGU / PASUKAN / ROMBONGAN / KESEBELASAN" ?, lalu bagaimana dengan nasib para mahasiswa asing di lebih dari 60 negara di seluruh dunia yang saat ini sedang mempelajari BAHASA INDONESIA ?

TIM A = REGU A

TIM PUTRA = REGU PUTRA

TIM PENYELAMAT = REGU PENYELAMAT

TIM PENCARI = REGU PENCARI

TIM PENYELAM = REGU PENYELAM

TIM PEMADAM KEBAKARAN = REGU PEMADAM KEBAKARAN

TIM KHUSUS = PASUKAN KHUSUS

TIM KECIL = PASUKAN KECIL

TIM SUKSES = 1.PASUKAN JAYA 2.REGU PEMENANGAN

TIM PENELITI = ROMBONGAN PENELITI

TIM JOKOWI - JK = ROMBONGAN JOKOWI - JK

TIM SEPAKBOLA = KESEBELASAN SEPAKBOLA

TIM MERAH PUTIH = PASUKAN MERAH PUTIH

TIM PENGIBAR BENDERA = PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA)

TIM NASIONAL SEPAKBOLA = PASUKAN KEBANGSAAN SEPAKBOLA

TIM NAS = PAS BANG (PASUKAN KEBANGSAAN)

 

Ayo dukung TIM NAS kita = Ayo dukung PAS BANG kita

Mereka dibagi menjadi 3 TIM = Mereka dibagi menjadi 3 REGU

TIM gabungan akan berangkat besok pagi = PASUKAN gabungan akan berangkat besok pagi

Secepatnya kita akan membentuk TIM khusus untuk mengatasi masalah tersebut = Secepatnya kita akan membentuk PASUKAN khusus untuk mengatasi masalah tersebut

TIM peneliti akan tiba di Bandung pukul 9 pagi = ROMBONGAN peneliti akan tiba di Bandung pukul 9 pagi

TIM sepakbola Indonesia SUKSES meraih medali emas = KESEBELASAN sepakbola Indonesia BERJAYA / BERHASIL meraih medali emas

Ayo mari bersama-sama kita mendukung TIM MERAH PUTIH yang sedang berjuang di ARENA SEA GAMES = Ayo mari bersama-sama kita mendukung PASUKAN MERAH PUTIH yang sedang berjuang di KANCAH SEA GAMES

TIM NASIONAL U-19 sepakbola Indonesia berhasil menjadi juara piala AFF setelah mengalahkan Vietnam = PASUKAN KEBANGSAAN (PAS BANG) U-19 sepakbola Indonesia berhasil menjadi juara piala AFF setelah mengalahkan Vietnam

(TEAM = TIM = REGU / BEREGU / PASUKAN / ROMBONGAN / KESEBELASAN)

(SUCCESS = SUKSES = JAYA / BERJAYA / BERHASIL; MANAGED TO = BERHASIL)

 

Mengapa kita lebih senang menggunakan kalimat "DKI Jakarta BERPOTENSI hujan lebat pada esok hari" dibandingkan dengan kalimat "DKI Jakarta BERPELUANG hujan lebat pada esok hari" ?

POTENSI USAHA = PELUANG USAHA

POTENSI KERJASAMA = PELUANG KERJASAMA

POTENSI ANCAMAN = KEMUNGKINAN ANCAMAN

POTENSI BAHAYA = KEMUNGKINAN BAHAYA

POTENSI KONFLIK = KEMUNGKINAN PERTENTANGAN

POTENSI TENGGELAM = KEMUNGKINAN TENGGELAM

POTENSI DIRI = KEDAYASANGGUPAN DIRI

POTENTIAL ENEMY = BAKAL MUSUH

BERPOTENSI MERUGIKAN KEUANGAN NEGARA = BAKAL MERUGIKAN KEUANGAN NEGARA

BERPOTENSI HUJAN = BERPELUANG HUJAN

BERPOTENSI BANJIR = BERKEMUNGKINAN BANJIR

BERPOTENSI RUSAK = BERKEMUNGKINAN RUSAK

CALON POTENSIAL = CALON BERPELUANG

POTENSI = 1.PELUANG 2.KEMUNGKINAN 3.BAKAL 4.KEDAYASANGGUPAN

POTENSIAL = 1.BERPELUANG 2.BERKEMUNGKINAN 3.BAKAL 4.TERSIMPAN

BERPOTENSI = 1.BERPELUANG 2.BERKEMUNGKINAN 3.BERDAYA SANGGUP 4.BAKAL

Apakah dengan menggunakan kata BERPOTENSI di TV kita akan terlihat lebih pintar dari sebenarnya ? tidak katrok, tidak kampungan, tidak ndeso ?

Mengapa kita lebih senang menggunakan kata "MENTERI KOORDINATOR (MENKO)" dibandingkan dengan kata "MENTERI PENYELARAS" ?

Seharusnya :

MENTERI KOORDINATOR = MENTERI PENYELARAS

MENTERI INFORMASI = MENTERI PENERANGAN

MENTERI KOMUNIKASI = MENTERI PERHUBUNGAN

MENTERI TRANSPORTASI = MENTERI PENGANGKUTAN

mengapa sekarang :

MENTERI TRANSPORTASI = MENTERI PERHUBUNGAN ?

MALUKAH ANDA DENGAN KATA "PENGANGKUTAN" ?

bukankah PUBLIC TRANSPORTATION = ANGKUTAN / PENGANGKUTAN UMUM ?

 

(SALAH)

Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat setempat yang turut membantu polisi.

(BENAR)

Kami memberikan penghargaan (apresiasi) yang setinggi-tingginya kepada masyarakat setempat yang turut membantu polisi.

 

Biasakanlah selalu menulis kata bahasa Indonesia di depan, kemudian diikuti dengan kata bahasa Inggris dalam tanda kurung (jika diperlukan).

 

banyak KATA BENDA (NOUN) dan ISTILAH (TERMINOLOGY) bahasa Inggris yang diterima masuk menjadi kosakata bahasa Indonesia yang justeru BERMANFAAT dan MEMPERKAYA bahasa indonesia seperti : DATA, TEKNOLOGI, RADIO, TELEVISI, KOMPUTER, dsb.

Yang Saya TENTANG KERAS adalah penggunaan KATA KERJA (VERB) dan KATA BENDA (NOUN) yang masih mempunyai PADANAN KATA (SYNONYM) dalam bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa Sansekerta, bahasa Belanda, dll.

 

1.Saya masih menggunakan bahasa ALAY, karena Saya masih mengharapkan lalulintas pengunjung yang mengunjungi LAPAK (BLOG) Saya, tanpa sengaja, misalnya penggunaan kata "SERVICE" , "ULTIMATE", "SUKSES", "PEACE" dan lain-lain.

2.Saya MALAS untuk memperbaiki kembali tulisan-tulisan di LAPAK (BLOG) Saya, yang masih banyak mengandung bahasa ALAY, jadi harap maklum (tiada gading yang tak retak, yang penting kita selalu melihat ke depan, yang lalu biarlah berlalu)

 

TIDAK PERNAH ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BERBENAH

PENYEBAB KEKALAHAN CHRIS JOHN

SEPUTAR MASALAH FENG SHUI

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

TURUNKAN anggaran bidang Pendidikan sebesar 2%, yaitu dari 20% APBN menjadi cukup 18% APBN saja (bisa juga anggaran bidang-bidang yang lain yang diturunkan), dan NAIKKAN anggaran bidang Pertahanan dari 0,8% GDP menjadi 2,5% GDP

 

Saatnya INDONESIA memimpin seluruh NUSANTARA, TIDAK LAGI DIHINA, DIRENDAHKAN, DIBODOH-BODOHKAN, DILECEHKAN DI DUNIA NYATA DAN DI DUNIA MAYA

 

MAJULAH INDONESIA

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

AWAS! BAHAYA!

SETIAP KALI DI INDONESIA ADA PERISTIWA BESAR (TSUNAMI, GUNUNG MELETUS, BANJIR, HUT RI, HUT TNI, SEA GAMES, PEMILU, DLL), AKAN ADA NEGARA TERTENTU YANG MENCOBA MELANGGAR KEDAULATAN RI, MENGGESER PATOK-PATOK PERBATASAN, MENCOBA MENDIRIKAN MERCUSUAR (EFFECTIVE OCUPATION), KARENA TERILHAMI KEBERHASILAN MEREKA MENDUDUKI GUGUSAN KEPULAUAN SPRATLY SECARA DIAM-DIAM LALU MEMBUAT PULAU BARU (REKLAMASI) KEMUDIAN MENJADIKAN PULAU TERSEBUT TEMPAT WISATA

WASPADALAH! ... WASPADALAH! ...

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jangan pernah mengaku Cinta buatan Indonesia, tapi tidak mau menggunakan MINYAK PELUMAS buatan PERTAMINA

 

GERAKAN KEBANGSAAN (NATIONAL CAMPAIGN) MENGHAPUS KATA MENDETEKSI (melacak), MEMPREDIKSI (memperkirakan), MENGANTISIPASI (menyigapi), MENGAPRESIASI (menghargai), MENYOSIALISASIKAN (memasyarakatkan), MEMFASILITASI (menyaranai), MENGIDENTIFIKASI (mengenali / mengenal pasti / mengenali jatidiri), MENGEVAKUASI (mengungsikan / memindahkan / mengangkat), MENGKLAIM (mendakwa / menggugat / mengaku) DARI DUNIA PERTELEVISIAN INDONESIA

VICKYNISASI MERAJALELA

BERANDA

 

 

May 17, 2013

12 CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK PADA MONITOR | SERVICE SERVIS MENGATASI PERBAIKAN | TIPS-HOW TO REPAIR-FIX


CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK MONITOR

 

By : bangiman2610

 

Untuk mengetahui Blok-Blok Monitor, caranya amat mudah, yaitu Anda cukup mengenal "LANDMARK" nya saja.  Contoh : jika Anda melihat Tugu Monas, maka Anda akan tahu bahwa Anda sedang berada di Jakarta, Indonesia.  Begitu pula jika Anda melihat Menara Eiffel, maka Anda akan tahu bahwa Anda sedang berada di Paris, Perancis, dst.

1.Blok Power Supply (Blok Regulator)

Ditandai dengan Trafo Switching (Trafo Terbesar).  Terdiri dari 2 bagian :

1.Sisi Primer (Input Regulator)
2.Sisi Sekunder (Output Regulator).

Komponen-komponen di Blok Power Supply (Blok Regulator) biasanya diawali dengan angka 8.  Contoh : R801, D801, C801, Q801, dsb.

01.Jika Monitor Mati Total, maka periksa bagian Sisi Primer (Input Regulator), biasanya ada Dioda yang Short Circuit, IC STR (K2141) yang Short Circuit, Resistor yang hangus atau mati dan elko 50v yang kering.  Jika IC STR (K2141) mengalami Short Circuit, maka biasanya Dioda Zener di dekatnya juga ikut rusak (Short Circuit) dan MCB di rumah kita akan turun (trip) saat Monitor dinyalakan.

02.Jika Monitor Mati Standby, maka periksa bagian Sisi Sekunder (Output Regulator).  Biasanya ada elko tegangan 25v dan 160v yang kering (tidak usah ragu, ganti saja dulu elko nya, lalu lihat hasilnya, berhasil atau tidak).  Bisa juga ada Transistor di Blok RGB yang sudah rusak (Short Circuit).

03.Jika Layar Monitor warnanya buram (redup), maka periksa bagian Sisi Sekunder (Output Regulator).  Biasanya ada elko  470uF/16v yang kering (rusak).

04.Jika Layar Monitor menyempit kiri-kanan, maka periksa bagian Sisi Sekunder (Output Regulator).  Biasanya ada elko 220uF/200v yang kering (rusak).  Periksa juga Blok Horizontal.

2.Blok Vertikal

Ditandai dengan IC Vertikal TDA xxxx, yang memiliki 7 atau 9 kaki, serta ada pendinginnya (Heatsink), contoh : IC TDA 8351, IC TDA 1675, dsb.  Komponen-komponen di Blok Vertikal biasanya diawali dengan angka 3.  Contoh : IC301, R301, D301, C301, Q301, dsb.

01.Jika Monitor Lampu Indikatornya berkedip-kedip lalu di layar hanya ada 1 garis Horizontal, maka gantilah IC TDA xxxx ini.  Jangan lupa pula untuk mengganti Resistor Pengaman 1 ohm, di sekitarnya jika ada yang hangus.  Juga perhatikan pula jika ada solderan yang retak, sebab IC TDA xxxx sangat panas saat bekerja, sehingga suatu saat pasti akan rusak juga.

02.Jika Layar Monitor bergetar / bergoyang atas-bawah dan memendek, maka gantilah elko 2,2uF/100v di sekitar IC TDA xxxx

03.Jika Layar Monitor memanjang atas-bawah, maka gantilah elko 1uF/50v di sekitar IC TDA xxxx dan juga Resistor 130K.

04.Jika Layar Monitor menyempit atas-bawah, periksa bagian Sisi Primer (Input Regulator), mungkin ada komponen yang rusak.  Periksa juga Blok Vertikal,  mungkin ada Resistor 15K yang bertambah nilainya atau ada Resistor 330K di Blok RGB yang bertambah nilainya atau ada elko 1000uF/25v di Output IC Vertikal yang sudah kering (rusak).

3.Blok Horizontal

Ditandai dengan Transistor Horizontal Dxxxx yang biasanya terletak di dekat Trafo Flyback, juga mempunyai pendingin (Heatsink), contoh : D2125, D2012, dsb.  Komponen-komponen di Blok Horizontal biasanya diawali dengan angka 4.  Contoh : Q401, R401, D401, C401, dsb.

Trafo Flyback :

Trafo ini terhubung dengan Tabung Monitor (Anoda) lewat kabel (Awas !! saat Monitor hidup, tegangan yang dihasilkan oleh Trafo Flyback mencapai puluhan KV, SANGAT BERBAHAYA !!!).

Oleh karena itu jika ingin belajar mengukur-ukur tegangan Monitor, sebaiknya Transistor Horizontal Dxxxx, dilepas dulu, supaya aman.

01.Jika Transistor Horizontal yang rusak diganti, lalu dalam waktu 1 jam sudah jebol (rusak) lagi, itu berarti Trafo Flyback (FBT) sudah rusak atau bisa juga Yoke (Gulungan Kawat) nya yang sudah Short Circuit karena udara lembab lalu timbul jamur.  Oleh karena itu penting sekali untuk menggunakan jari telunjuk kita sebagai indera peraba. 

Hidupkan Monitor selama 5 menit (karena Anda yakin, Monitor ini sudah baik), lalu matikan (OFF-kan) kembali.  Sekarang cobalah menyentuh Transistor Horizontal dengan jari telunjuk Anda.  Jika Anda TIDAK berteriak "Awwwh, panas", maka maka berarti Monitor ini lulus ujian pertama. 

Selanjutnya ulangi langkah-langkah di atas, namun waktunya ditambah menjadi 15 menit.  Jika Anda HANYA merasakan sedikit hangat, maka itu tandanya Monitor ini baik-baik saja, namun jika Anda berteriak "Awwwoouh, panaas ... WTF", segera matikan Monitornya, karena itu berarti Trafo Flyback atau Yoke nya mungkin sudah Short Circuit.

Untuk masalah Trafo Flyback, biasanya Saya akan angkat tangan tanda menyerah, karena bingung mau cari di mana suku cadangnya.

Untuk Yoke (Gulungan Kawat) yang lembab sehingga saat Monitor dihidupkan, berbunyi seperti petasan cabe rawit "pletek .. pletek .. pletek .. tar .. ter .. tor .. tar .. ter .. tor .. pletek .. pletek .. dimana di layar Monitor seperti ada bintang-bintang atau percikan kembang api, maka biasanya Yoke tersebut Saya keringkan dengan Hair Drier (Pengering Rambut), lalu Yoke tersebut Saya Cat warna putih hingga meresap ke dalam dengan Cat Minyak cap Kuda Terbang.

02.Jika Layar Monitor hanya menampilkan warna putih kosong saja, maka gantilah elko 10uF/250v di dekat Trafo Flyback.

03.Jika Layar Monitor bergetar / bergoyang kiri-kanan, maka gantilah elko 10uF/160v di dekat Trafo Flyback dan elko 10uF/160v (sama) di Blok RGB.

04.Jika Layar Monitor bergeser ke kiri, sehingga kita tidak bisa membaca tulisan yang ada di Layar Monitor bagian kiri, maka gantilah elko 33uF/160v.

05.Jika Layar Monitor memanjang kiri-kanan, maka periksa tegangan 90v di Sisi Sekunder (Output regulator), jangan-jangan naik berlebihan.  Periksa juga Kapasitor Milar dekat Trafo Flyback, mungkin sudah rusak.

06.Jika Layar Monitor menyempit kiri-kanan, maka periksa bagian Sisi Primer (Input Regulator), mungkin ada Dioda yang rusak (Short Circuit), periksa juga bagian Sisi Sekunder (Output Regulator).  Biasanya ada elko 220uF/200v yang kering (rusak).

Periksa juga jalur tegangan 5v di dekat IC Program, mungkin ada Transistor yang rusak (Short Circuit) dan Resistor yang terbakar.

Periksa juga elko 1uF/160v, mungkin sudah kering (rusak), IRF630 mungkin sudah rusak (Short Circuit) dan Resistor 220 ohm di dekat IRF630 mungkin nilainya sudah berubah naik menjadi 1 Kohm.

07.Jika Layar Monitor menyempit kiri-kanan dan memanjang atas-bawah, maka periksa elko 1uF/160v dekat Trafo Flyback dan periksa juga Resistor 22K.

08.Jika Layar Monitor menyempit kiri-kanan dan menyempit atas-bawah dan pada saat Monitor dimatikan ada BINTIK / TITIK MERAH ditengah Layar, maka periksa elko 22uF/25v di dekat Trafo Flyback.  Elko ini biasanya berdekatan dengan elko 10uF/160v.

09.Jika  pada saat Monitor dimatikan ada BINTIK / TITIK PUTIH ditengah Layar dan cukup lama menghilangnya, sehingga membakar lapisan Fosfor Monitor CRT sehingga Monitor CRT mengalami cacat selamanya (noda hitam), maka periksa Blok Horizontal dan Blok RGB, kemungkinan ada jalur yang putus, karena SOLDERAN RETAK atau ada Dioda yang rusak (Short Circuit).

Sebelum mematikan Monitor, pastikan dulu untuk memutar SCREEN pada Trafo Flyback ke kiri, sampai Layar Monitor gelap, baru setelah itu boleh mematikan Monitor, agar kerusakan Monitor tidak bertambah parah.

Berdasarkan pengalaman Saya BINTIK PUTIH (WHITE SPOT) ini disebabkan oleh SOLDERAN yang retak pada jalur ABL / G1 Trafo Flyback.  Hal ini karena pada saat memperbaiki Monitor kedudukan PCB dalam keadaan "TENGKURAP" sehingga PCB melengkung nyaris patah sehingga tanpa disadari ada solderan yang retak.

Oleh karena itu biasakanlah untuk mengatur kedudukan PCB dalam keadaan 'TIDUR MIRING" saat memperbaiki Monitor yang rusak.  Memang kedudukan PCB "TIDUR MIRING" ini membuat kita tidak nyaman untuk menyolder, tapi ya apa boleh buat, yang penting aman dari kemungkinan ada solderan yang retak tanpa kita sadari.

Pokoknya cari saja solderan yang retak di Blok Horizontal (sekitar Trafo Flyback, elko 10uF/160v, Yoke) dan Blok RGB (sekitar G1), kemudian solder ulang, kemudian ujicoba hasilnya.  Namun ingat sebelum mematikan Monitor, pastikan dulu untuk memutar SCREEN pada Trafo Flyback ke kiri, sampai Layar Monitor gelap, baru setelah itu boleh mematikan Monitor.  Lakukan hal ini sampai Anda yakin benar, sudah tidak ada lagi BINTIK PUTIH DI TENGAH LAYAR saat Monitor dimatikan.

10.Jika Layar Monitor menyempit bagian atas saja, maka periksa Resistor 22 ohm di dekat Trafo Flyback, mungkin sudah rusak (terbakar).

11.Jika Layar Monitor menyempit bagian bawah saja, maka periksa elko 100uF/63v dan 470uF/25v dekat Trafo Flyback, mungkin sudah kering (rusak)

4.Blok RGB (Blok Video)

Blok ini sangat mudah dikenali karena berupa PCB kecil yang menempel di ujung tabung.  Komponen-komponen di Blok RGB (Blok Video) biasanya diawali dengan angka 5 atau 9.  Contoh : Q501, R501, D501, C501, dsb. 

Blok ini ditandai dengan adanya 3 buah Transistor Penguat Warna, masing-masing untuk warna R (Red = Merah), G (Green = Hijau)dan B (Blue = Biru)

Masing-masing dari Transistor Penguat Warna ini, dibantu kerjanya oleh 2 Transistor kecil (jadi jumlah semuanya, ada 2 x 3 = 6 Transistor kecil), dimana 1 Transistor bertugas menampilkan warna tulisan (huruf) dan Transistor yang 1 lagi bertugas menampilkan warna latar belakang (background). 

01.Jika ada masalah dengan warna layar Monitor, maka periksa blok ini apakah ada elko yang sudah kusam (kering), karet bawahnya menggembung dan juga periksa apakah ada Transistor atau Dioda yang rusak (Short Circuit) atau Resistor yang mati atau pun terbakar.

Untuk mengetahui, suatu komponen, apakah termasuk bagian Merah, atau Hijau atau Biru juga sangat mudah, karena sistem penomoran di Blok RGB sangat teratur contoh :

Bagian warna Merah :
Q902, R902, D902, C501

Bagian warna Hijau :
Q932, R932, D932, C531

Bagian warna Biru :
Q962, R962, D962, C561

Nah, bagaimana sudah jelas, sekarang ? sistem penomorannya sangat teratur, bukan?

KESIMPULAN :

Mulai saat ini Anda tidak perlu bingung lagi untuk menentukan suatu komponen di dalam Monitor, termasuk ke dalam Blok yang mana, karena Anda cukup melihat angka pertamanya saja, maka Anda akan tahu sebuah elko atau resistor termasuk blok yang mana. 

Tentu saja tiap-tiap Pabrik Monitor mempunyai sistem penomoran sendiri-sendiri, oleh karena itu penting sekali untuk mengetahui sistem penomoran dari komponen yang menjadi "Landmark" nya terlebih dahulu.

TANYA JAWAB :

Di titik mana sebaiknya kita melakukan pengukuran tegangan ?

Tempelkan probe merah Multitester di kaki + elko sedangkan probe hitam Multitester, biasanya Saya jepitkan dengan penjepit buaya ke Pendingin (Heatsink).

Mengapa harus di kaki + elko ?

Ya, sebenarnya bebas mau mengukur tegangan di titik mana saja, hanya saja di kaki + elko paling mudah karena kita tinggal membaca tegangan maksimum yang tertulis di badan elko, he .. he .. he ..

Berapa lama waktu untuk setiap pengukuran tegangan ?

Setiap kali melakukan pengukuran tegangan paling lama 10 detik, jangan sampai lebih, lalu catat hasilnya.  Kalau kita menghidupkan Monitor rusak lebih dari 10 detik, nanti kerusakannya akan bertambah dan melebar ke mana-mana, pusing deh jadinya.

Bagaimana cara menentukan Transistor sudah rusak atau sebenarnya belum rusak namun terganggu karena komponen di dekatnya ternyata rusak ?

Cara ke-1 :
Monitor dalam keadaan mati (OFF), periksa dengan Multitester Jarum, masih baik apa sudah Short Circuit (tidak perlu melepas Transistor dari PCB)

Cara ke-2 :
Hidupkan (ON-kan) Monitor, selama 10 detik (jangan lebih dari 10 detik, nanti kerusakannya akan melebar ke mana-mana, pusing deh jadinya), lalu matikan, kemudian sentuh Transistor tersebut dengan jari telunjuk, jika Anda berteriak "Awwwh, panas!!", itu berarti Transistor itu sudah rusak atau ada gangguan di sekitar Transistor tersebut.

CATATAN :

Saat mengukur Tahanan (Resistansi), tidak boleh ada tegangan, artinya Monitor harus dalam keadaan mati (OFF).

Biasakanlah untuk menggunakan 2 macam Multitester, yaitu :

1.Multitester Analog (jarum) untuk mengukur tahanan Resistor, Dioda dan transistor saat Monitor dalam keadaan mati (OFF).

2.Multitester Digital khusus untuk mengukur tegangan saat Monitor dalam keadaan hidup (ON).

Dahulu Saya cuma menggunakan 1 macam Multitester, yaitu Multitester Analog (jarum) dan suatu saat Saya lupa memindahkan Probe dari kedudukan siap mengukur tahanan ke kedudukan siap mengukur tegangan, akibatnya Multitester Saya, langsung rusak dengan beberapa resistor di dalamnya terbakar dan diodanya putus.

Mengapa hal ini bisa terjadi ? karena adakalanya saat memperbaiki Monitor, Saya melakukan kegiatan mengukur tahanan .. mengukur tegangan .. mengukur tahanan lagi .. mengukur tegangan lagi dst. sampai akhirnya dalam keadaan lelah, Saya lalai untuk mengubah kedudukan probe hingga akhirnya Multitesternya Short Circuit .. hu ..hu .. hu ..

Untung saja, dengan mudah bisa Saya perbaiki, walaupun ada 2 Dioda Zener yang putus dan beberapa Resistor terbakar.

Jika ada komponen yang rusak, pastikan selalu untuk memeriksa juga Dioda di sekitar komponen yang rusak itu, apakah Dioda tsb. masih baik atau sudah rusak (Short Circuit).

MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT

-------------------------------------------

CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK MONITOR

CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK MONITOR

CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK MONITOR

CARA MENGETAHUI BLOK-BLOK MONITOR

-------------------------------------------

 

Baik. Jaya selalu untuk Anda semua.  Damai.

 

SERVICE SERVIS MENGATASI MEMPERBAIKI PERBAIKAN | TIPS-HOW TO REPAIR-FIX

 

BAGAIMANA CARA | TIPS DAN TRIK REPARASI - MEMBETULKAN - MENANGGULANGI - BENERIN - BETULIN - SOLUSI | PROBLEM - MASALAH TELEVISI PADAM


-------------------------------------------
omega

Anda mencari di Google :

calon kuat presiden indonesia 2014 kandidat calon presiden indonesia 2014 jenderal ganteng itu calon presiden indonesia 2014 ramalan calon presiden indonesia 2014 prabowo siap jadi calon presiden indonesia 2014 nama calon presiden indonesia 2014 calon presiden indonesia terkuat 2014 sri mulyani calon presiden indonesia capres indonesia 2014 komisi pemilihan umum pemilu kpu

No comments: